Tok! Kominfo Setujui Merger Indosat Ooredoo Hutchinson
·waktu baca 2 menit

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyetujui langkah penggabungan atau merger PT Indosat Ooredoo dan PT Hutchison 3 menjadi satu. Hal ini diungkapkan Menkominfo Johnny G. Plate dalam Konferensi Pers Merger Indosat dengan Hutchison 3 pada Selasa (4/1).
Persetujuan penggabungan atau merger keduanya tersebut tertuang dalam Keputusan Menkomunfo nomor 7 tahun 2022.
“Saya sebagai Menkominfo memberi persetujuan atas merger dan akuisisi penggabungan Indosat dan Hutchison 3 Indonesia melalui Keputusan Menkominfo 7 tahun 2022 tentang persetujuan penggabungan penyelenggaraan telekomunikasi PT Indosat Tbk dan Hutchison 3 Indonesia.”
- Johnny G. Plate -
Dengan diterbitkan keputusan ini kata Plate, seluruh hak dan kewajiban PT Hutchison yang terkait dengan penyelenggaraan telekomunikasi akan beralih menjadi hak kewajiban PT Indosat Tbk. Hak dan kewajiban yang dimaksud adalah:
Hak penggunaan penomoran telekomunikasi.
Kewajiban pembangunan jaringan dan jasa telekomunikasi.
Kewajiban menjamin keberlangsungan layanan kepada pelanggan.
Kerja sama dengan penyelenggara telekomunikasi lainnya.
Kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), berupa biaya hak penyelenggara telekomunikasi dan biaya hak penggunaan spektrum frekuensi radio.
Kontribusi kewajiban pelayanan universal (Universal Service Obligation).
Setelah merger, Indosat wajib mengembalikan 5 MHz pita spektrum radio pada rentang 1975 - 1800 MHz yang berpasangan dengan pita frekuensi radio pada rentang 2165 - 2170 MHz.
Merger disebut akan ciptakan perusahaan telekomunikasi digital yang lebih besar
Sebelumnya, kedua perusahaan telekomunikasi ini telah mengumumkan penandatanganan kesepakatan transaksi senilai 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 85,5 triliun, pada Kamis (16/9) tahun lalu.
Merger ini akan menciptakan perusahaan telekomunikasi gabungan terbesar kedua di Indonesia dengan nama Indosat Ooredoo Hutchison dan perkiraan pendapatan tahunan hingga 3 miliar dolar AS.
Dan dalam keterangan resminya, merger Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia disebut akan menciptakan perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial, serta dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia.
"Kesepakatan ini merupakan langkah signifikan menuju visi bersama kami untuk menciptakan nilai yang luar biasa bagi pelanggan dan pemegang saham kami dengan menyatukan dua merek telekomunikasi terkemuka dan untuk menciptakan pemain nomor dua yang lebih kuat di Indonesia."
Usai merger disetujui Kominfo, pelanggan Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia masih dapat terus menikmati seluruh produk dan layanan yang tersedia dengan kecepatan data yang lebih tinggi dan jangkauan yang lebih luas.
