Trafik Saat Pilpres 17 April Diprediksi Naik, XL Perkuat Jaringan

XL Axiata telah menyiapkan jaringan yang memadai untuk mengantisipasi kenaikan trafik saat berlangsungnya pemilihan presiden (pilpres) pada Rabu, 17 April mendatang. XL memperkirakan, saat Pilpres 2019 berlangsung trafik data akan meningkat, terutama dari layanan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, serta layanan pesan singkat instan seperti WhatsApp, Telegram, dan LINE.
"Kami sudah melakukan langkah antisipatif dalam rangka pilpres ini. Kebetulan, karena ini berdekatan dengan bulan Ramadan lalu Lebaran, maka kami antisipasi ini sudah sekalian masuk dengan persiapan untuk jaringan Lebaran. Kami juga akan monitor terus kondisi jaringan di sejumlah titik penting di Jakarta, seperti kantor KPU, Media Center, serta area Ring 1," kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis XL kepada kumparan, Minggu (14/4).
XL memperkirakan akan ada kenaikan trafik data sekitar 5 persen hingga 10 persen saat hari pencoblosan tersebut. Selain itu, mereka juga memprediksi akan adanya kenaikan trafik voice dan SMS sebesar 3 persen.
Perusahaan operator telekomunikasi itu mencatat, rata-rata trafik normal untuk layanan data mereka di hari kerja biasa adalah sekitar 9.300 TB (terabyte). Sementara untuk trafik voice adalah sekitar 4 juta menit dan untuk SMS adalah sekitar 71 juta pesan.
Jika saat pilpres nanti jumlah trafik data dari para pengguna XL betul naik hingga 10 persen, itu artinya akan ada akses data hingga lebih dari 10.000 TB di jaringan mereka.
Menurut mereka, kenaikan trafik saat pilpres kemungkinan terjadi di kota-kota besar, terutama Jakarta dan kota-kota penyangga di sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi. Selain di Jabodetabek, XL juga memprediksi akan adanya kenaikan trafik di ibu kota-ibu kota provinsi.
XL menambahkan, kenaikan trafik juga mungkin terjadi di kota-kota kecil di berbagai daerah seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia atas berlangsungnya pesta demokrasi tahun ini.
