Kumparan Logo

Twitter Mau Hilangkan Tombol 'Like', Kamu Setuju?

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Platform media sosial Twitter. (Foto: Thomas White/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Platform media sosial Twitter. (Foto: Thomas White/Reuters)

Tombol 'Like' berbentuk simbol hati di Twitter menjadi cara favorit bagi para penggunanya untuk menandai mereka menyukai suatu kicauan. Selain itu, fitur 'Like' juga berfungsi untuk menandai kicauan yang disukai untuk dibaca lagi nanti.

Namun, pendiri dan CEO Twitter, Jack Dorsey, kabarnya berencana untuk menghilangkan tombol Like tersebut. Menurut laporan Telegraph, Dorsey mengungkap rencana ini dalam sebuah acara Twitter.

Sang bos Twitter mengaku tidak menyukai adanya tombol 'Like' di dalam platform buatannya itu dan "ingin segera menyingkirkannya."

Alasan pria yang mendirikan Twitter sejak 2006 ini tidak menyukai tombol Like adalah karena ingin menciptakan percakapan yang lebih sehat dan tidak menciptakan perdebatan di antara para penggunanya.

Dorsey mengisyaratkan ketidakpuasannya dengan fungsi Like pada awal bulan Oktober saat ia berbicara di konferensi WIRED25.

"Kami memiliki tombol dengan hati di atasnya dan kami mendorong orang-orang untuk menginginkannya naik ke linimasa," kata Dorsey.

"Apakah itu hal yang benar? Pengguna berkontribusi pada percakapan publik atau percakapan yang sehat? Bagaimana kita mendorong percakapan yang sehat?" paparnya.

CEO Twitter, Jack Dorsey. (Foto: Chris Wattie/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
CEO Twitter, Jack Dorsey. (Foto: Chris Wattie/Reuters)

Percakapan tidak sehat yang dimaksud adalah bagaimana tombol Like bisa membuat seseorang berkelahi. Ini bisa terjadi jika salah satu pengguna menyukai kicauan tertentu, tapi ternyata pengikutnya ada yang tidak menyukai kicauan itu sehingga keduanya merasa berbeda pendapat.

Menanggapi isu penghapusan tombol Like yang semakin meluas, Twitter lewat akun tim komunikasinya mengatakan jika rencana penghapusan tombol Like tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

X post embed

"Seperti yang telah kami katakan, kami memikirkan kembali segala sesuatu tentang layanan kami untuk memastikan kami memberikan percakapan yang sehat, termasuk tombol Like. Kami masih berada dalam tahap awal dan tidak ada rencana untuk dibagikan sekarang," kicau akun komunikasi Twitter tersebut.

Jadi para pengguna Twitter yang menyukai tombol Like tidak perlu khawatir untuk saat ini. Apabila kamu ingin menyimpan kicauan yang kamu sukai, kamu bisa menggunakan fitur 'Add to Bookmark' sebagai alternatif.

Fitur ini tidak akan memunculkan kicauan yang telah kamu sukai itu di linimasa atau di profilmu, jadi tidak seperti tombol Like.

Tapi, apakah kamu setuju jika tombol Like benar-benar dihilangkan dari Twitter?