Valve Umumkan Steam Machine, PC Versi Konsol
ยทwaktu baca 3 menit

Valve resmi mengumumkan kembalinya perangkat keras hibrida PC dan konsol generasi terbaru, yaitu Steam Machine, bersamaan dengan meluncurnya Steam Controller versi baru.
Hal ini menjadi langkah menarik dari Valve mengingat seri Steam Machine sebelumnya yang dirilis 10 tahun lalu, tepatnya November 2015, sempat dianggap gagal.
Perangkat kubikel baru ini memungkinkan para gamer bermain game PC di ruang keluarga. Konsol game baru ini, kata Valve, akan menggunakan sistem operasi SteamOS berbasis Linux, dan enam kali lebih bertenaga daripada Steam Deck. Steam Machine akan mendukung resolusi 4K pada 60 frame per detik.
Perusahaan belum mengungkap harga resmi Steam Machine. Namun mereka menjanjikan PC versi konsol ini bakal dirilis pada 2026 mendatang.
"Kami sangat senang dengan kesuksesan Steam Deck, dan banyaknya masukan dari para gamer yang mendorong kami untuk memperluas pilihan bagi pengguna Steam" kata Valve dalam sebuah pernyataan, mengutip IGN.
Spesifikasi Steam Machine dan Steam Controller
Steam Machine akan tersedia dalam dua model, yaitu 512 GB dan 2 TB. Nantinya konsumen juga dapat membelinya secara terpisah atau dibundel dengan Steam Controller.
Perangkat ini ditenagai oleh chip semi-custom AMD dengan CPU Zen 4 dan GPU RDNA 3, menjadikannya jauh lebih kuat dari Steam Deck yang masih memakai arsitektur Zen 2 dan RDNA 2.
Valve mengklaim peningkatan performa mencapai lebih dari enam kali lipat, memungkinkan game berjalan pada resolusi 4K 60fps. Perangkat ini juga sudah mendukung teknologi AMD FidelityFX Super Resolution (FSR) untuk menjaga performa tinggi tanpa menurunkan kualitas visual.
Secara desain, Steam Machine hadir dalam bentuk kotak kecil berwarna gelap dengan ventilasi besar di bagian atas untuk sirkulasi udara. Meski ringkas, perangkat ini punya konektivitas lengkap, seperti HDMI 2.0 dan DisplayPort 1.4, Wi-Fi 6E, USB Type-C, dan Slot microSD untuk ekspansi.
Valve juga menambahkan fitur baru bernama "Steam Machine Verified", sebagai penanda game yang telah dioptimalkan agar berjalan sempurna di perangkat ini.
Valve juga turut meluncurkan Steam Controller generasi kedua, yang kini hadir dengan desain dan teknologi baru. Kontroler ini dibuat sebagai pasangan utama Steam Machine, namun bisa digunakan di Steam Deck dan PC.
Beberapa peningkatan yang dibawa antara lain:
Dual touchpad haptic yang lebih presisi dan sensitif.
Dua joystick analog dan D-pad klasik.
Sensor gyro dan adaptive trigger.
Kustomisasi penuh lewat Steam Input.
Konektivitas wireless, Bluetooth, dan USB-C.
Baterai 1.000 mAh dengan daya tahan hingga 30 jam.
Valve menjelaskan, kontroler ini menggabungkan presisi mouse dengan kenyamanan konsol. Menariknya, Steam Controller baru juga bisa langsung menyalakan Steam Machine hanya dengan menekan tombol power, seperti fitur PlayStation dan Xbox.
Reporter: Muhamad Ardiyansyah
