Waymo, Taksi Tanpa Sopir Google Kini Beroperasi di Bandara San Fransisco
·waktu baca 2 menit

Waymo, taksi otonom tanpa sopir besutan Google mulai menguji layanan ride hailing di Bandara Internasional San Fransisco, California, AS. Mereka bisa beroperasi setelah bertahun-tahun negosiasi alot dan terhalang birokrasi.
Bandara Internasional San Francisco (SFO) telah menandatangani Izin Uji Coba dan Operasional untuk kendaraan otonom dengan Waymo. Izin ini memungkinkan Waymo mengakses sebagian area bandara dalam menguji coba operasi layanan ride hailing otonom mereka.
Berdasarkan keterangan resmi Pemkot San Fransisco, Operasional Waymo akan dibagi ke dalam tiga tahap:
Tahap 1: Uji kendaraan otonom dalam mode otonom dengan spesialis terlatih di belakang kemudi.
Tahap 2: Uji layanan penumpang dalam mode otonom penuh dengan karyawan Waymo dan staf bandara yang ditunjuk sebagai penumpang.
Tahap 3: Uji coba operasi komersial layanan otonom berbayar untuk pelanggan Waymo.
“Kami memperluas pilihan transportasi yang aman, andal, dan modern—mendukung pemulihan ekonomi kota kami, meningkatkan industri pariwisata, dan menghubungkan penduduk dan pengunjung dengan semua yang ditawarkan kota kami," kata Wali Kota San Fransisco, Lurie.
Antar jemput penumpang awalnya akan dilakukan di area Kiss & Fly SFO, yang dapat diakses dari terminal melalui AirTrain dilansir The Verge. Perusahaan ini telah bernegosiasi dengan Bandara Internasional San Fransisco selama beberapa tahun terakhir.
Waymo berhasil meyakinkan regulator bahwa kendaraannya mampu mengatasi padatnya sistem transportasi, lalu lintas kendaraan, taksi shuttle hingga tingginya mobilitas penumpang.
Waymo menjadikan bandara sebagai peluang besar bagi robotaxi untuk mencetak cuan. Ia harus bisa masuk ke bandara jika ingin bersaing dengan kompetitor lain seperti Uber dan Lyft.
