WhatsApp Pay Resmi, Transfer Uang Semudah Kirim Foto

16 Juni 2020 10:26 WIB
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Whatsapp. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Whatsapp. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
ADVERTISEMENT
Aplikasi pesan WhatsApp baru saja meluncurkan fitur baru yang telah lama dibicarakan oleh banyak penggunannya, yakni WhatsApp Pay. Fitur yang memungkinkan transfer uang di dalam aplikasi WhatsApp itu hadir untuk pertama kalinya di negara Brasil.
ADVERTISEMENT
Pengguna WhatsApp di Brasil sudah bisa mengirim dan menerima uang secara digital, tanpa harus keluar aplikasi. WhatsApp mengatakan dalam blognya, layanan transfer uang WhatsApp Pay tersebut saat ini gratis untuk pengguna. Tetapi untuk akun bisnis, ada biaya administrasi 3,99 persen.
Fitur ini menggunakan layanan Facebook Pay yang sudah terlebih dahulu dirilis tahun lalu. Untuk keamanan, setiap pengiriman uang akan dilindungi verifikasi dengan cara cara PIN enam digit atau sidik jari untuk menyelesaikan transaksi.
Untuk saldo, pengguna menautkan akun WhatsApp ke kartu debit, kartu kredit Visa atau Mastercard. Di Brasil, WhatsApp menjalin kerja sama dengan mitra lokal, seperti Banco do Brasil, Nubank dan Sicredi.
Layanan pembayaran digital di WhatsApp. Foto: Dok. WhatsApp
Langkah pengiriman uang pun sangat mudah, secepat pengiriman foto atau dokumen. Pengguna tinggal membuka tab chat akun yang ingin di transfer, lalu menekan ikon 'add attachment', seperti mengirimkan foto namun ada tambahan opsi pembayaran atau payment.
ADVERTISEMENT
Kabarnya, fitur transfer uang ini akan hadir di banyak negara ke depannya. Seorang juru bicara WhatsApp pun menolak untuk berkomentar lebih rinci terkait negara mana yang selanjutnya akan menerima pembaruan fitur transfer uang ini.
Indonesia mungkin akan menjadi kandidat terdekat untuk menghadirkan fitur transfer uang di WhatsApp. Ada beberapa indikator yang bisa menjadi acuan hipotesis tersebut.
Alasan terkuatnya adalah Facebook, selaku pemilik aplikasi WhatsApp, telah berinvestasi di Gojek, startup on-demand yang juga memiliki layanan pembayaran digital GoPay. Kedatangan investasi dari Facebook tersebut digadang-gadang akan menjadi babak baru untuk layanan GoPay.
Alat pembayaran digital Facebook Pay. Foto: Facebook
Hadirnya Facebook sebagai investor di Gojek juga memperkuat kabar bahwa semakin mendekatnya layanan pembayaran digital yang bisa dilakukan di platform WhatsApp. Dalam setahun belakangan ini, ramai diberitakan soal WhatsApp tengah mendekati layanan pembayaran digital di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut dilakukan WhatsApp untuk memenuhi aturan Bank Indonesia (BI). Karena untuk memiliki layanan pembayaran digital, harus memiliki izin BI. Maka, jalin kerja sama dengan e-wallet dalam negeri akan menjadi jalan pintas untuk mengoperasikan fitur transfer uang di WhatsApp.
Chief Operating Officer Whatsapp, Matt Idema mengatakan, bersama Gojek, WhatsApp dan Facebook bisa membantu jutaan UMKM di Indonesia untuk terus maju. Gojek merupakan perusahaan Indonesia pertama yang menerima investasi dari Facebook.
“Gojek, WhatsApp, dan Facebook adalah layanan yang penting di Indonesia. Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” tuturnya dalam keterangan yang diterima kumparan, Rabu (3/6).
Pengunjung sedang melakukan transaksi menggunakan Gopay saat datang ke Festival Titik Temu Belitung 2019. Foto: Dok. Gojek
Mengingat fungsi transfer uang di WhatsApp Pay menggunakan layanan Facebook Pay, ada kemungkinan Amerika Serikat (AS) dan Inggris akan menjadi negara selanjutnya yang menerima fitur baru tersebut. Sebab, AS dan Inggris adalah dua negara pertama yang telah membuka lebih dulu layanan Facebook Pay.
ADVERTISEMENT
"Kami terus meluncurkan Facebook Pay ke lebih banyak negara di luar AS untuk pengalaman pembayaran yang ada, yang bervariasi di setiap negara dan dapat mencakup pengalaman seperti pembelian dalam game dan penggalangan dana di mana sudah tersedia," kata juru bicara Facebook.