Kumparan Logo

Xiaomi Jalin Kolaborasi dengan JKT48, Mau Bikin Apa?

kumparanTECHverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim KIII JKT48 gelar konser 'Jangan Kasih Kendor. (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Tim KIII JKT48 gelar konser 'Jangan Kasih Kendor. (Foto: Munady Widjaja)

Persaingan industri ponsel pintar di Indonesia saat ini sedang berjalan ketat. Para vendor smartphone melancarkan strategi masing-masing untuk menggaet konsumennya, baik dari kualitas produk maupun hal yang bisa menjadi daya tarik tambahan bagi produk. Daya tarik tambahan ini bisa berupa berbagai hal, bisa dilihat dari beberapa perusahaan seperti Oppo dan Vivo yang menonjolkan selebriti sebagai brand ambassador produk-produk mereka. Salah satu pemain dalam bisnis ini, Xiaomi, mulai bergerak agresif kembali di tahun 2017 ini dengan meluncurkan beberapa ponsel baru di Indonesia. Tak hanya itu, perusahaan asal China ini juga baru saja mengumumkan sebuah kolaborasi yang akan dilakukan bersama grup idol populer JKT48. Namun, belum ada detail terkait seperti apa kolaborasi yang akan mereka jalin, apakah dalam bentuk produk edisi spesial seperti Oppo dengan ponsel F1s edisi Raisa-nya atau hanya kerja sama dalam bentuk acara dan promosi. "Telah diumumkan bahwa JKT48 dan Xiaomi Indonesia akan menjadi partner kolaborasi. Nantikan hal-hal seru yang akan kami luncurkan! #JKT48WithMi," tulis JKT48 lewat akun Twitter resmi.

X post embed

Sebelumnya, Xiaomi telah menyatakan bakal tancap gas untuk meningkatkan penjualan ponselnya setelah menandatangani kesepakatan atas pinjaman baru senilai 1 miliar dolar AS atau setara Rp 13,3 triliun dari sejumlah bank dan lembaga finansial. Dana itu akan dipakai untuk mengembangkan bisnis Xiaomi ke luar negeri, memperkuat kerja sama dengan mitra penjualan di lebih dari 20 negara, dan memperkuat penjualan di toko fisik atau offline.

Menurut laporan lembaga riset IDC, Xiaomi gagal masuk ke dalam lima besar vendor smartphone di Indonesia pada kuartal pertama 2017, di mana secara berurutan ditempati oleh Samsung, Oppo, Asus, Advan, dan Lenovo-Motorola. Meski begitu, Associate Market Analyst Indonesia Client Devices, Risky Febrian mengatakan, Xiaomi bisa kembali unjuk gigi di kuartal selanjutnya karena produk mereka yang baru masuk di kuartal pertama 2017. Hal ini membuat persaingan di ponsel segmen menengah semakin ketat, mengingat Xiaomi memang sering mengeluarkan ponsel pada kelas menengah. Beberapa waktu lalu Xiaomi memang meluncurkan sebuah ponsel premium dengan spesifikasi tinggi, yaitu Mi 6. Tapi, belum ada tanda ponsel itu bakal hadir di Indonesia atau tidak. Kolaborasi dengan JKT48 ini sendiri akan menjadi strategi baru dari Xiaomi untuk menjangkau segmen yang lebih luas, mengingat mereka memang sudah memiliki basis penggemar yang loyal di Indonesia.

Menurutmu, langkah apa yang bakal dilakukan Xiaomi dengan JKT48 ini? Jangan ragu sampaikan pendapatmu di kolom komentar.