Kumparan Logo

Xiaomi Tunda Rilis Smartphone Lipat, Mengapa?

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Xiaomi Lin Bin pamer smartphone layar liipat. Foto: @DonovanSung/Twitter
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Xiaomi Lin Bin pamer smartphone layar liipat. Foto: @DonovanSung/Twitter

Sejumlah perusahaan mulai memperkenalkan smartphone lipatnya masing-masing, seperti yang dilakukan oleh Samsung dan Huawei. Xiaomi, yang juga dikabarkan sebelumnya sedang menggarap ponsel lipat, tampaknya masih ingin menahan diri untuk meluncurkannya.

Dalam ajang Mobile World Congress 2019 (MWC 2019), Xiaomi meluncurkan beberapa smartphone baru seperti Mi 9 dan Mi Mix 3 5G. Namun, tidak ada smartphone lipat yang diungkap oleh Xiaomi dalam acara tersebut.

Tampaknya, Xiaomi bakal menunda peluncuran smartphone lipatnya itu. Menurut juru bicara global Xiaomi, Donovan Sung, Xiaomi akan menunggu waktu yang tepat untuk mengeluarkan produk smartphone lipatnya.

"Mengenai waktu peluncuran pastinya, saya pikir kami ingin menunggu dulu untuk lebih matang sebelum mengumumkannya (smartphone lipat). Yang pasti, kami berupaya menampilkan konsep smartphone lipat yang berbeda," ungkap Sung, kepada VentureBeat.

Diduga prototipe smartphone layar lipat Xiaomi Foto: Evan Blass/Twitter

Tentu ini menjadi kejutan. Itu dikarenakan beberapa hari sebelum MWC 2019 digelar, Presiden Xiaomi Lin Bin memamerkan smartphone lipat Xiaomi yang mainkan di media sosial. Awalnya ponsel lipat Xiaomi ini diperkirakan bakal turut diperkenalkan di MWC 2019.

Sebelumnya, Samsung telah lebih dahulu mengungkap wujud smartphone lipat pertamanya yang diberi nama Galaxy Fold. Smartphone ini memiliki layar Infinity Flex Display yang jika dalam keadaan dilipat, ia berukuran 4,6 inci (840 x 1960 pixel), sementara ketika lipatan itu dibuka akan membentang layar 7,3 inci (1536 x 2152) yang menyerupai ukuran layar tablet.

Galaxy Fold akan mulai dipasarkan pada 26 April mendatang di AS dan 3 Mei di Eropa. Harga Galaxy Fold mulai 1.980 dolar AS atau sekitar Rp 27 juta.

Samsung Galaxy Fold bisa membuka tiga aplikasi sekaligus dalam satu layar. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Sementara itu, Huawei juga telah mengumumkan smartphone lipatnya yang bernama Mate X di MWC 2019. Mate X mengandalkan layar berteknologi OLED dengan ukuran 8 inci ketika sedang dibentangkan atau jadi tablet. Sementara saat perangkat dilipat, pengguna bakal punya smartphone dua layar di depan (6,6 inci) dan belakang (6,4 inci).

Huawei membanderol Mate X lebih mahal dari Galaxy Fold, yakni sebesar 2.299 euro atau sekitar Rp 36,6 juta. Rencananya Huawei bakal memasarkan Mate X pada pertengahan 2019.