XL Targetkan Jual 300 Ribu Router XL Home Tahun Ini

XL Axiata telah terjun menawarkan perangkat router untuk menyebar Internet di segmen rumah tangga, yang menandai perluasan pasar sekaligus menantang perusahaan Internux (Bolt) dan Smartfren yang sejak lama menekuni segmen pasar itu. XL mengaku telah menjual perangkat bernama XL Home itu sejak 15 Januari 2017 dan sampai hari peluncuran resminya pada Rabu (1/3), perangkat itu telah terjual sebanyak 30 ribu unit. Head of XL Center and Postpaid, Rashad Javier Sanchez, mengungkapkan target dari penjualan XL Home di tahun 2017 adalah sebanyak 300 ribu perangkat. "Kami akan mengeluarkan paket kuota besar mulai bulan depan (untuk XL Home). Dari produk ini juga setiap kuartalnya nanti akan ada tambahan seperti produk baru, fitur, dan benefit. Nanti ada juga tambahan hiburan, paket keluarga, jadi setiap kuartal rencananya akan ada yang baru," kata Rashad di Jakarta, Rabu (1/3). Memanfaatkan router merek Huawei B310, layanan XL Home sudah bisa digunakan di seluruh wilayah XL yang mendukung jaringan 4G LTE. Selain untuk rumah tangga, XL juga menargetkan perangkat itu untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) seperti kafe, warung makan, kantor kecil, hingga bisnis kost.

Langkah XL masuk ke bisnis rumah tangga ini berarti juga bersaing dengan perusahaan telekomunikasi berbasis fiber optik, seperti Link Net First Media, Telkom IndiHome, Biznet, hingga MyRepublic. XL sendiri mengetahui akan kesulitan untuk bersaing dengan layanan internet fiber optik. Namun, perusahaan melihat peluang bisnis yang besar dan terus tumbuh dalam layanan internet rumah tangga. Menurut Rashad, saat ini cakupan jaringan internet fiber optik baru seluas 15 persen, sehingga XL yang menggunakan gelombang radio merasa bisa memanfaatkan potensi ini, termasuk di luar Jawa yang masih jarang menggunakan layanan internet rumah. Kini, cakupan jaringan 4G LTE dari XL diklaim sudah mencapai hampir 100 kota di seluruh Indonesia. Cakupan daerah ini menandakan perangkat XL Home sudah dapat digunakan di banyak kota tersebut.

Belum lama ini, salah satu perusahaan layanan internet di Indonesia, Bolt, juga mengeluarkan sebuah paket internet baru dalam bentuk router Wi-Fi untuk rumah tangga. Paket yang dikeluarkan Bolt ini akan dihargai berdasarkan kecepatannya, mulai dari harga Rp 199 ribu hingga Rp 999 ribu untuk kecepatan 8-70 Mbps. Sementara XL sendiri masih memberlakukan paket berdasarkan kuota, yang sekarang hanya tersedia dua paket perpanjangan, yaitu 6 GB seharga Rp 50 ribu dan 15 GB seharga Rp 100 ribu. Rashad mengungkapkan, mulai bulan depan XL akan mengeluarkan paket baru dengan kuota yang lebih besar untuk XL Home.
