AMD Akuisisi World Labs Rp 147,6 T, Startup AI Spatial Intelligence

kumparanTEKNOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua dan CEO Advanced Micro Devices (AMD), Lisa Su.  Foto: I-HWA CHENG/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ketua dan CEO Advanced Micro Devices (AMD), Lisa Su. Foto: I-HWA CHENG/AFP

Produsen chip Advanced Micro Devices (AMD) mengumumkan kesepakatan definitif untuk mengakuisisi World Labs. Ini adalah lab riset dan model AI yang dipimpin pionir AI Fei-Fei Li. Nilai transaksi dalam bentuk saham itu sekitar USD 8,2 miliar atau setara Rp 147,6 triliun dengan kurs Rp17.994 per dolar AS.

Pengumuman disampaikan AMD dari Santa Clara, California, Senin (28/9/2026) waktu setempat. Transaksi ditargetkan rampung sebelum akhir 2026, dengan syarat persetujuan regulator dan ketentuan penutupan lainnya.

Setelah transaksi selesai, Fei-Fei Li akan bergabung dengan AMD sebagai executive vice president sekaligus chief scientist, melapor langsung kepada Chair dan CEO AMD Lisa Su. Tim World Labs disebut akan tetap berfokus pada pengembangan riset model AI.

Fei-Fei Li dikenal luas sebagai salah satu tokoh penting di balik ImageNet (2006), dataset yang berperan besar dalam kemajuan computer vision. Karena keilmuannya dalam bidang komputer dan AI, ia dijuluki sebagai "ibu baptis kecerdasan buatan" (Godmother of AI).

World Labs berkantor pusat di San Francisco dan mengembangkan model spatial intelligence, yaitu model AI yang dapat menghasilkan, merekonstruksi, dan mensimulasikan lingkungan 3D interaktif dari masukan teks, gambar, dan video. Perusahaan ini juga mengembangkan teknologi untuk pembelajaran dan simulasi robot.

Ketua dan CEO Advanced Micro Devices (AMD), Lisa Su. Foto: I-HWA CHENG/AFP

Alasan Perusahaan Chip AMD Akuisisi Lab AI

Menurut AMD, seiring AI merambah ke penalaran (reasoning), robotika, simulasi, dan physical AI, kebutuhan terhadap infrastruktur komputasi menjadi semakin beragam. Keahlian World Labs disebut akan memberi AMD pemahaman lebih dalam tentang perkembangan beban kerja AI dan membantu membentuk peta jalan teknologinya.

"Membangun platform komputasi untuk generasi AI berikutnya membutuhkan pemahaman mendalam tentang bagaimana model berkembang," kata Lisa Su.

Ia menambahkan, wawasan dari tim World Labs akan dimanfaatkan untuk mengembangkan perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem yang menopang AI generasi berikutnya, sekaligus memperkuat ekosistem AI terbuka.

AMD umumkan akuisisi World Labs pada 28 September 2026. Foto: AMD

Fei-Fei Li, yang menjabat co-founder dan CEO World Labs, mengatakan kemajuan AI berikutnya membutuhkan kolaborasi erat antara riset model, sistem, dan komputasi.

Akuisisi lab riset model AI (software) oleh produsen chip (hardware) tergolong tak lazim tapi cukup masuk akal. Langkah AMD menunjukkan upaya mendekatkan riset model dengan perancangan hardware.

"Bergabung dengan AMD akan memberikan tim kami sumber daya dan kedalaman rekayasa untuk mempercepat riset serta turut menentukan infrastruktur yang dibutuhkan pada era AI berikutnya," tutur Fei-Fei Li.