Kumparan Logo

2 Mumi yang Terkubur 2.000 Tahun Ditemukan di Mesir, Diduga Makam Cleopatra

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Istana Raja di Mesir Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Istana Raja di Mesir Foto: Shutter stock

Perjalanan panjang mencari Ratu Mesir yang tersohor, Cleopatra, menapaki babak baru. Penemuan baru-baru ini di Mesir dapat memberi cahaya terang lokasi makam salah satu ratu paling berpengaruh di negara itu.

Dilansir The Guardian, baru-baru ini para arkeolog menemukan sebuah dua mumi berstatus tinggi di Taposiris Magna, sebuah kuil yang terletak sekitar 30 mil dari Alexandria. Para arkeolog dan Egyptologist dari Liverpool University itu menemukan makam tersebut terkubur di bawah makam Osiris selama 2.000 tahun.

Meskipun relatif tidak terganggu selama dua milenium, makam itu telah mengalami kerusakan akibat air. Para arkeolog menemukan dua makan ini dalam keadaan dibungkus dengan daun emas. Hal inilah yang meyakinkan para peneliti bahwa makam tersebut hidup selama zaman Cleopatra.

Makam mumi di Mesir yang diduga milik Cleopatra Foto: Arrow Media

Makam kuno yang dihiasi daun emas itu diduga merupakan individu yang sangat penting dan mungkin telah berinteraksi dengan sang ratu sendiri. Selain itu, para arkeolog memprediksi bahwa mumi-mumi itu adalah seorang pria dan wanita yang memiliki jabatan penting di kerajaan seperti pendeta.

“Meskipun sekarang tertutup debu dari 2.000 tahun di bawah tanah, pada saat itu mumi-mumi ini sangat spektakuler. Ditutupi dengan daun emas menunjukkan mereka merupakan anggota masyarakat yang penting,” kata Dr. Glenn Godenho, seorang dosen senior di Egyptology di Liverpool University, kepada The Guardian.

Istana Raja di Mesir Foto: Shutter stock

Selain mumi, sekitar 200 koin yang bertuliskan wajah dan nama Cleopatra juga ditemukan di kuil. Penggalian di Taposiris Magna dipimpin oleh Dr Kathleen Martínez, setelah dilakukan penelitian di lokasi tersebut selama lebih dari 14 tahun.

Anehnya, Cleopatra bukan satu-satunya penguasa kuno yang ruang pemakamannya tetap sulit dipahami oleh para ilmuwan dan sejarawan. Faktanya, tidak ada firaun dari Dinasti Ptolemy (garis keluarga Cleopatra) yang ditemukan.

Patung Cleopatra Foto: Shutter stock

Bahkan di Lembah Para Raja, di mana beberapa firaun Mesir telah ditemukan, juga tak ada tanda-tanda makam Cleopatra. Penemuan dua mumi ini bisa mengubah persepsi tersebut.

Menurut legenda, Cleopatra yang memerintah Mesir selama hampir 30 tahun ini tewas setelah sengaja menyelundupkan ular ke sel tahanannya dan membiarkan hewan berbisa tersebut menggigitnya hingga tewas.

Meninggal di usia 39 tahun, perempuan yang acapkali dijadikan simbol kecantikan ini diyakini dimakamkan bersama kekasihnya. Namun, lokasi persis makam tersebut masih menjadi misteri hingga saat ini.

Pelabuhan Alexandria yang menghadap langsung ke Laut Mediterania Foto: Dok. Booking.com

Di bawah kepemimpinannya, Cleopatra mampu mengamankan beberapa aliansi militer. Belum lagi hubungan romantisnya dengan pemimpin dunia yang karismatik di zamannya. Salah satu peninggalan Cleopatra adalah Alexandria di Mesir.

Di Alexandria, kamu bisa melihat Kuil Venus Genetrix yang didedikasikan Julius Caesar bagi Cleopatra. Kamu juga bisa menikmati lanskap indah Laut Mediterania yang langsung berhadapan dengan Pelabuhan Alexandria yang penuh sejarah.

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)