Kumparan Logo

45 Daerah Pariwisata Dianugerahi Penghargaan IAA 2019

kumparanTRAVELverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberi penghargaan di Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019 Foto: Kementerian Pariwisata
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberi penghargaan di Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019 Foto: Kementerian Pariwisata

Selasa malam (23/7), Frontier Group bekerja sama dengan PT Tempo Inti Media Tbk menggelar Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019. Berlangsung di Hotel Pullman Jakarta Pusat, ajang ini menganugerahi sejumlah daerah yang sektor pariwisatanya unggul.

Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, ajang ini menempatkan sektor pariwisata, investasi, infrastruktur, dan pelayanan publik sebagai indikator penilaiannya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberi penghargaan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono di Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019 Foto: Kementerian Pariwisata

CEO Frontier Group Handi Irawan mengatakan bahwa daya tarik kemajuan di bidang pariwisata, investasi, infrastruktur, dan pelayanan publik digunakan sebagai indikator dalam Indonesia Attractiveness Index. Daya tarik ini untuk mengukur kemajuan masing-masing daerah dengan kriteria berdasarkan dua indikator, yakni PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto).

“Dengan begitu perbandingan antar daerah bisa dilakukan setara berdasarkan kategori meliputi besar, sedang, dan kecil,” katanya, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima kumparan.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberi penghargaan di Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019 Foto: Kementerian Pariwisata

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengapresiasi penyelenggaraan IAA, karena dapat mendorong kemajuan daerah di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten dengan menempatkan sektor pariwisata sebagai daya tarik dalam memajukan ekonomi daerah.

“Kemajuan sektor pariwisata di daerah akan membawa dampak pada meningkatnya investasi, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik,” ujar Arief Yahya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberi penghargaan di Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019 Foto: Kementerian Pariwisata

Adapun dalam ajang IAA 2019 diserahkan sebanyak 45 penghargaan untuk kategori gold dan platinum. Provinsi, kota, dan kabupaten yang menerima penghargaan untuk kategori platinum yakni:

Kategori Provinsi: Jawa Timur (pelayanan publik dan pariwisata), Jawa Barat (investasi), DKI Jakarta (infrastruktur), Sumatera Barat (pelayanan publik), Daerah Istimewa Yogyakarta (pariwisata), Sulawesi Tengah (investasi). Selanjutnya Aceh (infrastruktur), Bengkulu (pelayanan publik), Sulawesi Utara (investasi), Kalimantan Utara (infrastruktur).

Kategori Kota: Pekanbaru (Riau) untuk pelayanan publik, Surabaya (Jawa Timur) untuk pariwisata dan infrastruktur, dan Denpasar (Bali) untuk pariwisata. Pontianak (Kalimantan Barat) untuk infrastruktur, Kota Jambi (Jambi) untuk pelayanan publik, Payakumbuh (Sumatera Barat) untuk pelayanan publik, dan Batu (Jawa Timur) untuk pariwisata.

Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019 Foto: Kementerian Pariwisata

Kemudian untuk kategori Kabupaten: Banyuwangi (Jawa Timur) untuk pariwisata dan infrastruktur, Banggai (Sulawesi Tengah) untuk pelayanan publik, dan Kabupaten Morowali (Sulawesi Tengah) untuk investasi. Ada pula Bantaeng (Sulawesi Selatan) untuk pelayanan publik, dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara) untuk investasi.

Selamat untuk pemenang penghargaan!