5 Destinasi Wisata Favorit dan Instagramable di Cheung Chau Hong Kong
·waktu baca 5 menit

Hong Kong adalah salah satu destinasi wisata favorit para turis. Kini negara tersebut telah mengurangi waktu karantina, yang tadinya 7 hari, kini menjadi hanya 3 hari+4 pemantauan mandiri.
Kalau kamu bingung, kira-kira akan jalan-jalan ke mana selama berada di Hong Kong? Mungkin daerah ini bisa kamu kunjungi karena memiliki banyak atraksi wisata dan destinasi wisata yang indah dan tentunya instgramable.
Hong Kong Tourism Board (HKTB) mengajak kumparan melakukan jalan-jalan virtual ke pulau Cheung Chau yang merupakan salah satu pulau untuk beristirahat paling terkenal di Hong Kong.
Cheung Chau merupakan sebuah pulau yang berjarak 10 km dari Hong Kong. Pulau ini adalah salah satu tempat bekas wilayah Inggris tertua di Hong Kong dengan memiliki populasi sekitar 22 ribu penduduk.
Di pulau ini kamu juga bisa menemukan komunitas nelayan yang menjadi destinasi wisata populer di sana. Untuk bisa sampai ke pulau ini, kamu bisa naik kapal feri dari Central ke Cheung Chau yang periode berangkatnya setiap 20-30 menit.
Jadi, ada baiknya sebelum memilih jadwal kamu bisa melihat terlebih dahulu waktunya. Untuk biaya naik kapal feri harganya berkisar 14,2 dolar Hong Kong (Rp 25 ribu) hingga 28 dolar Hong Kong (Rp 54 ribu) harga tersebut tergantung jenis feri yang kamu pilih.
Di Cheung Chau kamu juga bisa menemukan desa nelayan dan bisa mencari restoran hidangan laut dalam gaya tradisional. Keindahan alam pulau tersebut tidak perlu kamu ragukan lagi.
Lantas, destinasi wisata mana saja yang bisa dikunjungi selama di Cheung Chau?
5 Destinasi Wisata di Cheung Chau, Hong Kong, yang Wajib untuk Dikunjungi
1. San Hing Praya Street
Sang Hing Praya Street adalah sebuah daerah yang menjual berbagai macam street food yang lokasinya dekat dengan dermaga. Ini merupakan salah satu destinasi wisata wajib dikunjungi oleh para turis.
Di sana kamu bisa menemukan berbagai macam hidangan laut yang segar dan langsung ditangkap oleh para nelayan. Kalau masalah pemandangan jangan khawatir, di sini sangat indah dan kamu bisa menikmati makananmu sambil menunggu sunset.
2. Pak Tai Temple
Kuil yang dibangun pada tahun 1783 ini merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang bisa kamu kunjungi selama di Cheung Chau.
Awalnya penduduk di Cheung Chau adalah nelayan dari Huizhou, Chaozhou, dan Guangzhou di Provinsi Guangdong. Mereka percaya bahwa keselamatan mereka dapat dijamin oleh berkat kekuatan gaib.
Pak Tai, dewa laut, menjadi dewa pelindung mereka. Dikatakan bahwa pada tahun ke-42 Qianlong (乾隆) (1777), sebuah wabah pecah di pulau itu.
Orang-orang Huizhou membawa gambar dewa mereka Pak Tai dari daerah asal mereka ke pulau itu untuk menekan wabah. Sejak itu, semua penduduk pulau hidup dalam kemakmuran.
Pada tahun ke-48 Qianlong (1783), orang-orang Huizhou, yang dipimpin oleh Tuan Lam Yuk-mo, membangun kuil ini untuk menghormati Pak Tai.
Saat ini, Pak Tai biasanya digambarkan dalam postur penuh kemenangan dengan rambut panjang, kaki telanjang, dan mengenakan baju besi emas.
Ular dan kura-kura yang diinjak-injak di bawah kakinya melambangkan bahwa kejahatan tidak akan pernah menang atas kebenaran.
3. North Lookout Pavilion
Untuk kamu pencinta hiking dan gemar akan melihat pemandangan indah, destinasi wisata ini sangat cocok untuk dikunjungi. Karena North Lookout Pavilion merupakan salah satu titik tertinggi di Cheung Chau.
Pendakian memakan waktu sekitar 20 menit dari dermaga feri Cheung Chau. Pendakiannya tidak sulit karena sudah dibentuk tangga-tangga untuk mempermudah para turis.
Sesampainya di puncak, kamu akan melihat pemandangan indah yang terhubung dengan Pantai Coral yang indah dan menawan. Apalagi kalau kamu menunggu hingga sunset.
4. San Hing Street
Di sini kamu bisa menemukan berbagai macam street food yang tentunya autentik. Rasanya sangat sayang kalau kawasan ini dilewatkan, karena kamu bisa menikmati makanan-makanan enak di sini.
Ada satu makanan tradisional yang bisa kamu cicipi di kawasan ini, yaitu Ping on bun, yang dibubuhi tulisan “Ping On” dalam bahasa China, adalah sejenis makanan tradisional di Cheung Chau, Hong Kong. "Ping On" memiliki arti "semoga seseorang bahagia, amandan baik-baik saja".
Makanan ini berbentuk bun yang dikukus lalu diisi dengan sesame paste.
5. Pantai Tung Wan dan Kwun Yam
Pantai Tung Wan terletak sekitar delapan mil di selatan pusat kota Hong Kong di Jalan Pantai Cheung Chau dan Jalan Pai Kanan, Cheung Chau.
Pantai ini menjadi tujuan wisata favorit turis yang datang ke Hong Kong untuk menikmati keindahan alam pulau Cheung Chau yang indah.
Pantai ini menawarkan keindahan dan ketenangan alamnya. Area di sekitar pantai ini masih terlihat sangat asri di mana terdapat pepohonan yang rindang membuat pantai ini sejuk.
Selain itu, air laut yang berwarna hijau kebiruan menambah suasana alam pantai ini. Tidak hanya pada siang hari kamu dapat menikmati keindahan pantai ini, tetapi pada malam hari Anda dapat melihat pemandangan Aberdeen dan Pulau Lamma yang terlihat indah dari tepi pantai.
Di tepi pantai juga tersedia untuk yang ingin memanggang makanan laut atau pesta barbeque. Tidak jauh dari pantai terdapat pantai yang menawarkan fasilitas selancar angin, yaitu Pantai Kwun Yam.
Kamu hanya perlu berjalan kaki sekitar lima menit untuk sampai ke Pantai Kwun Yam. Pantai tersebut merupakan tempat latihan mantan juara selancar angin wanita Olimpiade, Lee Lai-Shan. Tempat ini juga populer untuk selancar angin dan selancar layang. Ini adalah tempat yang bagus untuk belajar, dan mudah untuk menyewa peralatan, serta kano.
