Kumparan Logo

5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Saat Berwisata ke Interlaken, Swiss

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Interlaken, Swiss. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Interlaken, Swiss. Foto: Shutter Stock

Apa yang paling terkenal dari Swiss? Alamnya yang indah lengkap pegunungan Alpen yang berbaris? Atau cokelatnya yang sering menjadi oleh-oleh saat berpergian?

Selain kedua hal tersebut, Swiss juga terkenal dengan biaya hidupnya yang mahal. Dua kota utamanya, yaitu Zürich dan Geneva, terus-terusan menempati posisi teratas sebagai kota termahal di dunia. Hal tersebutlah yang kadang menyebabkan wisatawan menghindari Swiss sebagai negara tujuan saat berlibur.

Meskipun begitu, ada beberapa tempat di Swiss yang masih cukup terjangkau dan tidak membuat kantong kering. Salah satunya adalah Interlaken dan sekitarnya yang akhir-akhir ini menjadi populer, karena drama Korea “Crash Landing on You”.

Berikut kumparan rangkum hal-hal yang bisa kamu lakukan di Interlaken dan sekitarnya.

Menikmati indahnya Danau Thun dan Brienz

Pemandangan Danau Brienz di Interlaken, Swiss. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Sesuai dengan namanya, Interlaken terletak di antara dua danau yang indah, yaitu Danau Thun dan Brienz. Kedua danau ini terkenal dengan warna permukaan airnya yang biru kehijauan dan dikelilingi oleh Pegunungan Alpen.

Pengunjung dapat menikmati kedua danau tersebut dengan menggunakan kapal uap yang sudah beroperasi sejak 1830-an. Aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah duduk-duduk menikmati cahaya matahari di pinggir danau dan juga berenang.

Namun, jangan tertipu dengan cuaca yang cerah, karena danau Pegunungan Alpen ini tetap saja dingin meskipun suhu udara sedang panas-panasnya.

Menjelajahi Gua St. Beatus

Gua St. Beatus, Swiss. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Layaknya tempat-tempat terkenal lainnya, daerah sekitaran Interlaken pun tidak luput dari dongeng tua yang diceritakan dari generasi ke generasi. Salah satu cerita yang paling terkenal adalah dongeng tentang Gua St. Beatus.

Pada abad ke-6 ada seorang pengembara dari Irlandia bernama St. Beatus. Ia sampai di Swiss dan ingin menjadikan sebuah gua sebagai tempat pertapaannya.

Namun, ada seekor naga yang mampu mengeluarkan api yang tinggal di sana. Untuk bisa tinggal di gua tersebut, St. Beatus harus terlebih dahulu memindahkan naga tersebut.

Saat ini, tidak ada lagi naga di dalam Gua St. Beatus. Para pengunjung dapat menikmati suasana mistis nan indah gua ini dengan rasa aman. Di dalam gua terdapat ruangan-ruangan yang mengagumkan, lengkap dengan stalaktit dan stalakmit yang umurnya sudah ribuan tahun.

Naik kereta menuju stasiun tertinggi di Eropa

Kereta di Interlaken, Swiss. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Mau naik ke atas gunung tapi tidak mau capek-capek hiking? Jangan khawatir, ada kereta dari Interlaken yang dapat membawamu ke Jungfraujoch.

Stasiun di Jungfraujoch ada pada ketinggian 3.454 meter di atas permukaan laut dan sudah dekat dengan puncak Jungfraujoch yang hanya 12 meter lebih tinggi. Ketinggian tersebut menjadikan Jungfraujoch sebagai stasiun kereta tertinggi di Eropa.

Perjalanan dari Interlaken ke Jungfraujoch menawarkan pemandangan yang epic di atas jalur yang telah beroperasi selama lebih dari 100 tahun tersebut. Setelah turun dari kereta, pengunjung dapat pergi ke puncak dan melihat Gletser Aletsch yang beku sepanjang tahun dan sekaligus merupakan Warisan Alam UNESCO.

Berkunjung ke desa-desa khas Swiss yang rupawan

Pemandangan Desa Unterseen di Interlaken, Swiss. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Interlaken bukanlah satu-satunya desa di sekitar Danau Thun dan Brienz. Ada beberapa desa lainnya yang tak kalah imut dan cantik terletak di sana.

Sebut saja Iseltwald yang populer karena dermaga cintanya, atau Sigriswil yang menjadi seru, karena jembatan gantungnya yang tinggi. Unterseen juga tidak boleh dilewatkan. Pusat kota ini sudah berdiri sejak abad pertengahan.

Gereja tua, kantor wali kota, toko-toko indah akan memanjakan matamu saat berjalan di sana. Jangan lupa mampir ke kafe untuk sekadar meminum cokelat panas khas Swiss.

Berolahraga

Wisatawan menyaksikan paragliding di Interlaken, Swiss. Foto: Daniel Chrisendo

Olahraga terdengar membosankan saat sedang liburan. Tapi berolahraga di Interlaken sudah pasti akan memberikan pengalaman yang berbeda untukmu.

Di sana kamu dapat melakukan paragliding, meluncur dari gunung-gunung yang tinggi menuju lembah sambil menikmati pemandangan dari atas. Pilihan lainnya adalah berenang di danau di kelilingi pegunungan Alpen atau hiking ke puncak-puncaknya. Di musim dingin, tentu ada banyak pilihan, mulai dari ski, snowboarding, sampai ice skating.

Gimana, tertarik menjelajahi Interlaken, Swiss?

Laporan Daniel Chrisendo