Kumparan Logo

5 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Traveler saat Penerbangan Jarak Jauh

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Duduk berjam-jam di dalam pesawat memang bukan hal yang menyenangkan, tetapi penerbangan jarak jauh tentu tak bisa dihindari, apabila destinasi kita yang datangi memang cukup jauh. Meski terasa melelahkan, ada beberapa hal sederhana yang bisa traveler lakukan agar perjalanan terasa lebih nyaman.

Dilansir Huffpost, pakar perjalanan konsumen di Tripadvisor, Casey Brogan, mengatakan penerbangan jarak jauh memang bisa memicu stres, mulai dari antrean keamanan bandara hingga aturan yang terus berubah.

“Namun penting diingat, perjalanan bukanlah liburan itu sendiri. Rileksasi menanti di tempat tujuan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Brogan juga menyampaikan, agar penerbangan jarak jauhmu berjalan nyaman dan lancar, ada beberapa kesalahan yang mesti dihindari traveler. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

1. Mengenakan Pakaian yang Tidak Nyaman

Ilustrasi pesawat dengan fitur telepon dalam kabin Foto: Shutter Stock

Phil Dengler, salah satu pendiri The Vacationer, mengatakan banyak orang lupa bahwa kenyamanan adalah kunci.

“Anda akan duduk di kursi yang sama selama enam jam atau lebih, jadi penting sekali memakai pakaian yang nyaman,” jelasnya.

Hindari pakaian tebal dan ketat, pilih kain lembut dan elastis, serta gunakan pakaian berlapis untuk menyesuaikan suhu kabin. Jangan lupa kaus kaki kompresi untuk kesehatan peredaran darah. Sepatu juga sebaiknya tidak ketat.

“Longgarkan tali agar mudah dilepas pasang. Biasanya kaki akan sedikit membengkak di akhir penerbangan, ini hal normal,” ujar Brogan.

2. Memilih Kursi Dekat Toilet

Ilustrasi toilet pesawat. Foto: Shutter stock

Kursi dekat toilet memang terlihat praktis, tapi ternyata bisa jadi sumber gangguan.

“Begitu antrean mengular di luar toilet, kenyamanan penumpang di kursi sekitar akan terganggu,” kata Paul Jacobs, Vice President Kayak North America.

Lebih baik pilih kursi yang agak jauh, dan manfaatkan berjalan ke toilet sebagai kesempatan untuk meluruskan kaki.

3. Tidak Membawa Perlengkapan Tidur

Ilustrasi penumpang First Class tidur di pesawat Foto: Shutter Stock

Tidur di pesawat bisa lebih nyaman jika didukung perlengkapan yang tepat. Dengler menyarankan untuk membawa penutup telinga, headphone peredam bising, masker tidur, hingga bantal leher.

“Tidak semua bantal leher sama kualitasnya. Pilih yang bisa dipasang di sandaran kepala, itu benar-benar membantu,” tambah Jacobs.

4. Mengandalkan Hiburan di Pesawat

Ilustrasi penumpang tepuk tangan di pesawat. Foto: Gorodenkoff/Shutterstock

Meski sebagian besar maskapai menyediakan hiburan, layar Audio and Video on Demand (AVOD) kadang tidak berfungsi dengan baik.

“Saya selalu mengunduh film, musik, atau podcast ke perangkat pribadi sebelum terbang,” kata Brogan.

Selain itu, membawa buku, majalah, atau teka-teki silang juga bisa jadi alternatif pengusir bosan.

5. Hanya Bergantung pada Makanan Maskapai

Ilustrasi pramugari menyajikan makanan Foto: Shutterstock

Menu makanan di kelas ekonomi biasanya terbatas. Karena itu, banyak ahli menyarankan penumpang membawa camilan sendiri.

“Saya selalu membawa makanan ringan, dan tidak pernah menyesal,” ujar Dengler.

Membawa bekal memastikan kamu bisa makan sesuai selera dan kapan pun merasa lapar, tanpa harus bergantung penuh pada layanan makan di pesawat.