kumparan
search-gray
Food & Travel29 Oktober 2018 9:28

7 Tips untuk Kamu yang Pertama Kali ke Singapura

Konten Redaksi kumparan
com-Singapura
com-Singapura (Foto: Thinkstock)
Sebagai salah satu negara di Asia Tenggara yang letaknya berdekatan dengan Indonesia, Singapura sering kali menjadi negara tujuan traveling masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
Selain karena jaraknya yang dekat, objek wisata menarik, makanan, keamanan, dan bahasa yang digunakan Singapura menjadi alasan lain bagi turis asal Indonesia untuk bertandang.
Walau begitu, Singapura tetaplah negara yang berbeda dengan Indonesia. Untuk itu, agar tidak kebingungan atau salah kaprah saat berlibur di Singapura, kamu mesti mengetahui kebiasaan dan aturan yang diterapkan Negeri Singa ini.
Untuk itu, simak tujuh tips ampuh yang kumparanTRAVEL rangkum dari perjalanan bersama Far East Hospitality beberapa waktu lalu. Apa saja?
1. Bawa Pulpen Sendiri
Ilustrasi menulis dengan pulpen
Ilustrasi menulis dengan pulpen (Foto: Pixabay)
Sebelum tiba di Negeri Singa, kamu diharuskan untuk mengisi formulir kedatangan yang diberi nama Immigration Card. Formulir ini berisi identitas pengunjung, kode maskapai penerbangan yang digunakan, kontak, dan tempat tinggal selama di Singapura.
ADVERTISEMENT
Formulir ini bisa kamu temukan dekat meja imigrasi atau dibagikan oleh awak kabin saat kamu masih dalam penerbangan.
Sobekan Immigration Card di paspor Indonesia
Sobekan Immigration Card di paspor Indonesia (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)
Untuk itu sebaiknya kamu membawa alat tulis seperti pulpen milikmu sendiri sehingga kamu bisa lebih mudah mengisi formulir dan mempersingkat waktu saat berada di bagian imigrasi. Kamu jadi tak harus menunggu pinjaman pulpen dari orang lain, kan.
Setelah formulir Immigration Card disetor ke bagian imigrasi, jangan lupa juga untuk menyimpan sobekannya, ya. Karena nantinya lembar ini akan kamu butuhkan saat hendak meninggalkan Singapura.
2. Jangan Lupa Membawa Tisu Basah
Tisu Basah
Tisu Basah (Foto: Shutter Stock)
Tisu basah merupakan item penting yang tidak boleh kamu lupakan saat hendak berlibur di Singapura. Pasalnya, toilet di Singapura biasanya tidak dilengkapi dengan bidet untuk membersihkan alat kelamin.
ADVERTISEMENT
Jadi kamu yang terbiasa membasuh alat vital dengan air setelah menggunakan toilet, di Singapura kamu mesti beradaptasi. Karena toiletnya biasanya hanya menyediakan tisu kering saja. Kecuali di tempat-tempat tertentu seperti penginapan berkelas atau toilet bandara, walau jumlahnya sangat sedikit.
3. Download Aplikasi Transportasi Umum
Rute MRT di Singapura
Rute MRT di Singapura (Foto: Wikimedia Commons)
Bagi kamu yang memang berniat ke Singapura untuk traveling dan melakukan aktivitas selayaknya warga lokal, maka transportasi umum pastinya akan jadi 'senjata andalan' saat berkeliling. Karenanya untuk menghindari kemungkinan 'nyasar' saat traveling, kamu bisa men-download aplikasi transportasi umum seperti SG MRT.
Dengan aplikasi tersebut, kamu bisa melihat peta rute MRT (Mass Rapid Transit) dal LRT (Light Rail Transit). Selain itu kamu juga bisa mengetahui rute yang harus kamu lalui untuk mencapai tempat yang hendak dituju.
ADVERTISEMENT
4. Ganti Provider Telepon Genggam
SIM Card Singapura
SIM Card Singapura (Foto: Flickr/kzzhx)
Liburan pastinya tidak lengkap tanpa meng-update di media sosial. Mulai dari sekadar posting Instastories, WhatsApp status, atau memamerkan feed yang ciamik hasil berburu foto biasanya menjadi kebiasaan yang tidak boleh ditinggalkan, terutama saat traveling.
Untuk itu, kamu mesti menjaga konektivitas telepon genggammu dengan jaringan internet. Meski sebenarnya di Singapura kamu bisa menemukan koneksi WiFi yang cepat dan gratis di berbagai tempat, ada baiknya kamu memiliki provider dengan koneksi internet sendiri agar lebih stabil.
Kamu bisa membeli SIM Card di bandara bermerk M1 atau Singtel di bandara Changi maupun lewat aplikasi. Kamu bisa membeli SIM Card sesuai kebutuhan dan rentang waktu travelingmu di Singapura. Biasanya mereka menyediakan SIM Card untuk rentang waktu minimal tujuh hari dengan harga mulai Rp 125 ribu dengan kapasitas data 100 GB.
ADVERTISEMENT
5. Tukar Rupiahmu di Indonesia
Singapore Dollar (SGD)
Singapore Dollar (SGD) (Foto: Pixabay)
Tidak seperti di Indonesia, mata uang yang digunakan oleh Singapura adalah SGD (Singapore Dollar) bukan Rupiah. Untuk itu, sebelum berangkat menuju negara yang menjadi lokasi syuting Crazy Rich Asians tersebut, kamu lebih baik menukarkan uangmu terlebih dahulu.
Kamu bisa menukarkan uang di bank atau money changer di Indonesia atau di Singapura sesuai dengan kebutuhanmu. Hanya saja, kurs tukar di Indonesia relatif lebih baik ketimbang di Singapura. Sehingga ada baiknya kamu menukarkan uang di bank saat masih di Indonesia sebelum keberangkatan
Sebenarnya kamu bisa juga melakukan tarik tunai dari mesin ATM yang terdapat di Singapura. Tetapi biasanya aktivitas tarik tunai ini dikenai biaya tambahan. Jumlah biaya tambahannya pun beragam tergantung bank dan mesin ATM yang kamu gunakan.
ADVERTISEMENT
6. Jangan Bawa Cairan Lebih dari 100 ml ke Dalam Kabin
air botol kemasan
Ilustrasi air botol kemasan. (Foto: Thinkstock)
Bukan Singapura namanya jika tidak taat dengan peraturan. Sebagai bandara yang sangat mematuhi ketentuan penerbangan, Bandara Changi biasanya tidak akan memberi izin bagi kamu yang membawa cairan dengan ukuran lebih dari 100 ml ke dalam kabin.
Jika kamu memang mesti membawanya, kamu bisa menempatkan cairan milikmu di dalam bagasi. Ketentuan ini berlaku juga untuk aerosol, gel, maupun bubuk. Untuk bubuk, batas aman yang diberikan penerbangan adalah 350 ml. Melanggar ketentuan ini berarti kamu mesti merelakan barang milikmu ditahan oleh pihak imigrasi.
Hal ini hanya bisa 'dilanggar' jika barang bawaanmu berupa obat-obatan penting, ASI perah, makanan bayi (untuk yang membawa bayi) dan kosmetik non-cair.
ADVERTISEMENT
7. Jangan Meludah, Membuang Sampah, Menyeberang atau Merokok Sembarangan
Mal Singapura
Orchard Road (Foto: Wikimedia Commons)
Singapura sangat ketat dalam aturan dan kedisiplinan, untuk itu sebagai traveler yang baik, kamu mesti memperhatikan setiap peraturan dan ketentuan yang berlaku agar tidak salah kaprah. Misalnya saja untuk merokok, kamu hanya diperbolehkan melakukannya di ruang terbuka yang berjarak lima meter dari bangunan.
Jika kamu bingung, ada baiknya kamu menanyakan lokasi merokok yang diperbolehkan pada warga sekitar agar lebih aman. Setali tiga uang dengan merokok, membuang sampah dan menyeberang jalan harus kamu lakukan pada tempat dan waktu yang tepat untuk menghindari terjadinya pelanggaran. Sehingga kamu tak mesti dikenakan denda atau teguran karena menyalahi aturan.
Untuk masalah meludah, jangan lakukan aktivitas ini di sembarang tempat terutama tempat umum. Selain karena Singapura sangat ketat menjaga kebersihan kotanya, meludah juga bukan hal yang sopan untuk dilakukan di sembarang tempat, lho.
ADVERTISEMENT
Sudah paham kan? Selamat berlibur di Singapura!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white