Kumparan Logo

7 Transportasi Unik yang Cuma Ada di Indonesia, Salah Satunya Ojek Troli

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik delman menunnggu pengunjung di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (24/10). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik delman menunnggu pengunjung di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (24/10). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Buatmu yang doyan traveling, transportasi menjadi bagian yang sulit dipisahkan. Sebab, mustahil rasanya kamu bisa melanglang buana ke suatu tempat atau tempat wisata satu dan yang lain, tanpa adanya transportasi.

Jauh sebelum era modern seperti sekarang, ada banyak transportasi unik dan legend yang bisa kamu temui di Indonesia. Meski keberadaannya pelan-pelan mulai tergantikan dengan moda transportasi perkotaan, nyatanya ada deretan transportasi unik yang masih eksis sampai sekarang.

Menariknya lagi, deretan transportasi unik ini juga menawarkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Penasaran apa saja? Simak ulasannya di bawah ini, yuk.

1. Cidomo, Lombok

Cidomo, kendaraan semacam delman yang ada di Gili Air Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Saat liburan di Lombok atau ke tiga gilinya, kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan transportasi satu ini. Ya, mirip delman yang ada di Jakarta, cidomo merupakan salah satu transportasi unik khas Pulau Seribu Masjid.

Cidomo merupakan transportasi yang terdiri dari sebuah gerobak kecil yang ditarik oleh kuda. Untuk menaiki kereta kuda ini, tarif yang ditawarkan bervariasi, karena tergantung dengan rute yang kamu pilih.

Rata-rata biayanya sekitar Rp 40 ribu - Rp 75 ribu. Sementara itu, untuk tarif keliling pulau dengan cidomo kisaran harganya mulai Rp 125 ribu.

2. Bentor, Medan-Aceh

Bentor di Medan Foto: Ade Nurhaliza/kumparan

Dari Lombok bergeser ke Medan di Sumatera Utara, kamu juga bisa menemukan transportasi yang enggak kalah uniknya, yaitu bentor. Ya, bentor atau singkatan dari becak dan motor ini merupakan salah satu transportasi khas Medan.

Jika dilihat sekilas, bentuk transportasi ini memang mirip seperti becak. Tetapi, sopirnya tidak lagi mengayuh sepedanya, karena becak ini menggunakan motor.

Selain di Medan, kamu juga bisa menemukan bentor di Aceh. Hanya saja, di Serambi Mekkah, kendaraan ini disebut sebagai becak mesin. Tarifnya juga bergantung dengan jauhnya jarak yang ditempuh. Tarif termurahnya sekitar Rp 10 ribu, sedangkan paling mahal bisa mencapai Rp 100 ribu.

3. Becak, Semarang

Seorang tukang becak menanti penumpang di kawasan wisata Cagar Budaya Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (1/7/2021). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO

Kalau Medan punya becak motor, Semarang memiliki 'kakak tertua' bentor, yakni becak kayuh. Transportasi unik satu ini masih bisa kamu jumpai di beberapa kota di Jawa Tengah, seperti Solo hingga Semarang. Selain kedua kota tersebut, becak juga bisa ditemui di Jakarta setelah sempat dilarang keberadaannya.

Becak merupakan transportasi unik menggunakan sepeda ontel yang dimodifikasi pada bagian depannya untuk mengangkut penumpang. Saat ini becak tak hanya digunakan untuk mengangkut penumpang, tapi juga sebagai daya tarik wisata.

Seperti halnya di Semarang, kamu bisa menggunakan becak untuk berkeliling tempat wisata, misalnya di Lawang Sewu atau Kota Lama Semarang.

4. Ontang Anting, Bandung

embed from external kumparan

Bandung enggak hanya terkenal dengan bus bandrosnya yang ikonik. Kota Paris Van Java masih memiliki satu transportasi yang tak kalah unik, yakni ontang anting.

Transportasi ini bisa kamu temukan di Kawah Putih, Ciwidey. Bentuknya sebenarnya mirip angkutan umum biasa. Hanya saja, yang membedakan, ontang anting tidak memiliki dinding di bagian kanan dan kiri alias terbuka.

Meski demikian, kamu tidak perlu khawatir kehujanan, karena biasanya ontang anting juga dilengkapi dengan terpal untuk melindungi penumpang dari hujan. Tarif naik ontang anting Kawah Putih Ciwidey sekitar Rp 27 ribu untuk pergi pulang.

5. Bajaj, Jakarta

Seorang sopir bajaj menunggu penumpang di kawasan Glodok, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Foto: Wahyu Putro A/Antara Foto

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan transportasi yang identik dengan asapnya yang ngebul dan juga berisik ini. Ya, bajaj merupakan salah satu transportasi unik yang bisa kamu jumpai di Jakarta.

Dalam perkembangannya, bajaj telah mengalami evolusi dari yang dulu berisik dan memiliki asap yang mengebul, kini bajaj sudah lebih modern, karena menggunakan bahan bakar gas atau dikenal dengan bajaj BBG.

Transportasi unik ini didesain mampu membawa tiga orang, termasuk sang sopir. Keberadaan bajaj di Jakarta bisa kamu temukan dengan mudah di beberapa tempat, seperti stasiun kereta api dan pasar.

6. Perahu Klotok, Banjarmasin

embed from external kumparan

Nah, kalau transportasi yang satu ini bukan berada di darat, melainkan digunakan untuk melayani wisatawan yang ingin wisata air. Yap, betul, perahu klotok merupakan salah satu transportasi yang bisa kamu temukan di Banjarmasin.

Dengan kapal klotok, kamu akan diajak mengarungi Sungai Martapura menuju Pasar Terapung di Lok Baintan yang ikonik. Selain menjadi kendaraan wisata, perahu klotok juga masih digunakan untuk mengelilingi desa-desa yang hanya bisa dijangkau melalui jalur air.

Buat kamu yang ingin naik perahu klotok ini, ketahuilah bahwa harga tiketnya dibanderol mulai Rp 10 ribu per orang.

7. Ojek Troli, Kawah Ijen

embed from external kumparan

Transportasi satu ini hanya bisa kamu temui di Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Bernama ojek troli, transportasi unik ini menjadi alternatif buat pendaki yang mengalami cedera atau kelelahan saat mendaki Puncak Kawah Ijen.

Troli yang biasa digunakan penambang untuk mengangkut belerang ini, kini juga dialihfungsikan sebagai alat transportasi yang unik. Menariknya lagi, ojek troli tidak menggunakan mesin sama sekali, melainkan tenaga manusia, lho.

Oleh sebab itu, harga yang ditawarkan juga cukup lumayan. Tarif untuk mendaki Kawah Ijen berkisar Rp 300 ribu untuk satu orang. Harga yang ditawarkan lebih mahal, karena untuk mendaki biasanya membutuhkan dua sampai tiga orang untuk mengangkut satu penumpang.

Nah, kalau kamu mau hemat, kamu bisa menggunakan jasa ojek troli saat turun dari Puncak Kawah Ijen. Untuk turun sampai Paltuding dikenakan tarif Rp 100-200 ribu.

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)