Ada Penumpang Buka Paksa Pintu Pesawat, Penerbangan Jetstar Putar Balik ke Bali

2 April 2025 12:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Maskapai Jetstar Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Maskapai Jetstar Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Penerbangan Jetstar yang diperkirakan membawa 200 penumpang dari Denpasar menuju Melbourne, Australia, terpaksa harus putar balik ke Bali, pada Senin malam (31/3) lalu.
ADVERTISEMENT
Hal ini terjadi setelah ada penumpang yang membuka paksa pintu pesawat, ketika pesawat terbang di atas Samudra Hindia.
Dilansir CNN, seorang wanita di bagian belakang pesawat berhasil mengangkat gagang pintu, sebelum sinyal peringatan memberi tahu kru.
"kami harus mengembalikan pesawat ke Denpasar tadi malam (31/3), setelah seorang penumpang yang mengganggu, mencoba membuka salah satu pintu pesawat dan bersikap kasar kepada kru kami," ujar pihak maskapai Jetstar.
Maskapai Jetstar Foto: Dok. Jetstar
Akibat perbuatannya, penumpang tersebut langsung dikeluarkan dari pesawat oleh otoritas setempat begitu sampai di Bali.
Data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat Jetstar berbalik arah di atas Samudra Hindia, sekitar satu jam setelah penerbangan.
Jetstar tidak mengatakan secara pasti berapa banyak penumpang dan kru yang berada di pesawat yang melakukan perjalanan dari Bali ke Melbourne.
Jetstar Rute Perth-Bali PP mendarat di Bandara Ngurah Rai, Jumat (8/4). Foto: AP I
"Keselamatan dan kesejahteraan pelanggan dan kru kami adalah prioritas utama kali. Kami berterima kasih atas cara mereka yang menanggapi situasi ini," ujar Jetstar dalam pernyataannya.
ADVERTISEMENT
"Perilaku yang tidak dapat diterima seperti ini tidak akan pernah ditoleransi dalam penerbangan kami," lanjutnya.
Sementara itu, insiden penumpang yang tidak tertib telah dilaporkan di masa lalu, termasuk penumpang yang membuka pintu darurat dan meluncur menuruni perosotan evakuasi, memukul dan menggigit pramugari, serta melayangkan pukulan ke awak kabin, yang memaksa pesawat untuk berbelok dari tujuan awal.
Kejadian-kejadian tersebut membuat otoritas penerbangan sedang menindak dan memberlakukan tindakan yang lebih ketat di masa mendatang.