Ada Tur Helikopter di Tembok Besar China, Terbang 15 Menit Tarifnya Rp 1,9 Juta

15 Februari 2024 12:38 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tembok Besar China. Foto: feiyuezhangjie/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tembok Besar China. Foto: feiyuezhangjie/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Dikenal sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, Tembok Besar China menjadi salah satu destinasi wisata yang paling ingin dikunjungi di dunia. Tak heran, tercatat ada sekitar 10 juta turis yang berkunjung ke sana setiap tahunnya.
ADVERTISEMENT
Selain sejarahnya, Tembok Besar China menjadi tujuan favorit turis karena memiliki keunikan tersendiri, yaitu temboknya yang membentang sejauh 21,196 km. Oleh karena itu, turis yang berkunjung ke Tembok Besar China mungkin hanya bisa menikmati pemandangannya dari satu sisi saja.
Seorang wanita berpose dengan bendera nasional China di Tembok Besar China di Badaling, utara Beijing, setelah hujan salju semalaman, Jumat (15/12/2023). Foto: Greg Baker/AFP
Namun, jangan berkecil hati, sebab dalam waktu dekat turis akan bisa menikmati keindahan Tembok Besar China secara keseluruhan. Ini karena Tembok Besar China akan segera meluncurkan tur helikopter.
Dilansir Xinhua, dalam pengumuman yang dirilis pada Rabu (14/2), tur ini akan diluncurkan oleh otoritas bagian Juyongguan yang masih menjadi bagian dari Tembok Besar China. Nantinya, lewat tur ini pengunjung bisa melihat secara langsung pemandangan Tembok Besar China dari atas ketinggian yang belum pernah ditawarkan sebelumnya.
ADVERTISEMENT

Tur Helikopter Tembok Besar China

Ilustrasi Helikopter Foto: Shutter stock
Menurut pemerintah Distrik Changping, tempat Tembok Besar Juyongguan berada, helikopter yang bisa mengangkut empat penumpang itu akan bertolak dari sebuah parkiran resor pada pukul 10.00 waktu setempat, dalam penerbangan perdananya.
Turis dapat memilih dari tiga rute dengan layanan penerbangan mulai pukul 09.00 hingga 16.30 waktu setempat, setiap harinya. Selain Juyongguan, mereka juga dapat menikmati pemandangan Lembah Guangou di dekatnya, serta Makam Ming untuk dua rute lainnya.
Orang-orang berjalan di bagian es Tembok Besar China di Badaling, utara Beijing, setelah hujan salju semalaman, Jumat (15/12/2023). Foto: Greg Baker/AFP
Untuk rute yang ditempuh tersebut kemudian dibagi menjadi tiga durasi penerbangan, yaitu 3 menit, 5 menit, hingga 15 menit dengan biaya masing-masing 298 yuan atau sekitar Rp 648 ribu, 398 yuan atau sekitar Rp 866 ribu, dan 888 yuan atau sekitar Rp 1,9 juta untuk sekali penerbangan.
ADVERTISEMENT
Tembok Besar China dengan total panjang lebih dari 20.000 km, merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dan terdiri dari banyak tembok yang saling berhubungan. Beijing memiliki total 520 km bagian Tembok Besar di dalam wilayahnya, dan bagian Juyongguan berjarak sekitar 60 km dari pusat kota.