Kumparan Logo

Airbnb dan UNESCO Luncurkan Buku Panduan untuk Temukan Sisi Lain Bali

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Airbnb luncurkan cultural guidebook. Foto: Airbnb
zoom-in-whitePerbesar
Airbnb luncurkan cultural guidebook. Foto: Airbnb

Wisatawan kini bisa menemukan sisi lain dari Pulau Dewata lewat Bali Cultural Guidebook, sebuah buku panduan budaya hasil kolaborasi antara Airbnb dan UNESCO. Buku panduan ini dihadirkan untuk membantu pelancong menikmati pengalaman autentik, sekaligus mendorong pariwisata yang lebih bertanggung jawab di Bali.

Acara peluncuran berlangsung di Jendela Bali, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Rabu (10/9). Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif yang digagas sejak Desember 2024, yang menekankan pentingnya memperluas pariwisata ke daerah-daerah yang kurang terekspos serta memperkuat peran komunitas lokal sebagai duta budaya.

Airbnb luncurkan cultural guidebook. Foto: Airbnb

Melalui pelatihan dan pemetaan budaya, Tuan Rumah Airbnb dibekali pengetahuan untuk membagikan cerita tentang tradisi, kuliner, hingga ritual masyarakat Bali kepada tamu dari berbagai negara.

“Riset kami menunjukkan 90% wisatawan Asia Pasifik mencari pengalaman budaya otentik. Dengan buku panduan ini, kami ingin perjalanan ke Bali lebih bermakna sekaligus menjaga identitas budaya lokal,” ujar Mich Goh, Director of Public Policy Airbnb Asia Pasifik seperti dikutip dari keterangan resminya.

Tarian khas Bali. Foto: Airbnb

UNESCO sebelumnya telah mendokumentasikan beragam warisan di lima kabupaten, mulai dari sistem irigasi Subak, pura bersejarah, hingga kerajinan tradisional. Semua temuan ini dituangkan dalam buku panduan untuk memperkaya pengalaman wisatawan.

“Warisan budaya tidak hanya berupa monumen, tetapi juga kehidupan sehari-hari. Buku panduan ini memastikan wisata justru memperkuat budaya, bukan melemahkannya,” kata Moe Chiba, Culture Programme Specialist UNESCO.

Soroti Subak hingga Kuliner Tradisional

Duta Budaya Airbnb dan UNESCO. Foto: Airbnb

Bali Cultural Guidebook memuat berbagai topik, di antaranya:

  • Subak sebagai warisan dunia UNESCO yang merepresentasikan filosofi Tri Hita Karana.

  • Pura ikonik seperti Pura Ulun Danu Batur dan Pura Taman Ayun.

  • Tips etiket berwisata di situs budaya sakral.

  • Tradisi dan kuliner lokal seperti Galungan, Nyepi, Sate Lilit, dan Babi Guling.

  • Kerajinan khas seperti perak Celuk dan anyaman bambu.

Buku panduan ini mendorong wisatawan mengeksplorasi daerah yang kurang populer namun kaya makna budaya, sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Dorong Ekonomi Lokal

Panorama indahnya sawah di Bali. Foto: Airbnb

Airbnb melaporkan kontribusi besar pada perekonomian Indonesia. Sepanjang 2024, aktivitas Airbnb menyumbang Rp35 triliun terhadap PDB nasional, dengan Rp17,5 triliun di antaranya berasal dari Bali. Sektor ini juga mendukung lebih dari 112 ribu lapangan kerja dan menghasilkan upah Rp3,8 triliun.

“Buku panduan ini membantu kami menjaga warisan leluhur tetap hidup, sekaligus memberi tamu kesempatan menemukan Bali yang berbeda,” ujar Ngurah dan Ayu, Tuan Rumah Airbnb.

Buku panduan budaya Bali kini tersedia melalui halaman khusus di situs Airbnb, dapat diakses baik oleh Tuan Rumah maupun wisatawan yang ingin merencanakan perjalanan lebih bermakna di Bali.

Buku panduan ini kini tersedia di halaman khusus di situs Airbnb untuk para Tuan Rumah dan wisatawan.