Antisipasi Virus Corona di AS, Petugas TSA Diwajibkan Mengenakan Masker

Transportation Security Administration (TSA) merupakan bagian dari sistem keamanan bandara di Amerika Serikat. Di tengah pandemi virus corona yang melanda dunia, pihak TSA pun mengumumkan prosedur kesehatan baru.
Seluruh petugas TSA kini diwajibkan mengenakan masker atau pelindung wajah saat melakukan screening terhadap para calon penumpang di area pemeriksaan yang ada di bandara.
Dilansir Fox News, kebijakan tersebut akan segera diterapkan di seluruh bandara-bandara di Amerika Serikat guna mengantisipasi penyebaran virus corona.
Menurut Petugas Administrasi TSA, David Pekoske, penggunaan kacamata pelindung juga akan diwajibkan kepada seluruh staff yang bekerja di area pemeriksaan.
"TSA membuat kebijakan ini untuk melindungi staff dan wisatawan dalam rangka penerapan social distancing yang tidak selalu dapat dipertahankan dalam proses pemeriksaan," kata Pekoske.
Di tengah pandemi virus corona seperti sekarang, penumpang juga diwajibkan untuk memakai masker saat melewati pos-pos pemeriksaan.
Meski demikian, mereka akan tetap diminta untuk melepaskan sejenak masker mereka saat dilakukan pengecekan identitas.
Ke depan, pihak TSA juga sedang mempertimbangkan perubahan lebih lanjut pada sistem pemeriksaan keamanannya untuk membatasi interaksi fisik dan mengurangi risiko di tengah pandemi.
Seperti halnya, penghalang Plexiglas telah dipasang di podium yang digunakan oleh agen TSA di Bandara Internasional Seattle-Tacoma untuk lebih melindungi petugas di bandara dan wisatawan.
Selain TSA, sebagian besar maskapai penerbangan di AS juga mulai mewajibkan para penumpang dan kru untuk menggunakan masker selama perjalanan. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
