Kumparan Logo

Arab Saudi Luncurkan Layanan buat Bantu Jemaah Pantau Kepadatan Tawaf dan Sa'i

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah haji melakukan tawaf dan sai. Foto: Dok. Media Center Haji
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah haji melakukan tawaf dan sai. Foto: Dok. Media Center Haji

Arab Saudi kembali menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan kenyamanan ibadah haji di Masjidil Haram, Makkah. Otoritas setempat meluncurkan layanan terbaru yang memungkinkan jemaah memantau tingkat kepadatan secara langsung di area tawaf dan sa’i.

Dilansir Saudi Gazette, melalui sistem ini, pengunjung dapat melihat kondisi keramaian dengan indikator warna yang sederhana dan mudah dipahami.

Informasi tersebut membantu jemaah menentukan waktu dan jalur terbaik saat melaksanakan rangkaian ibadah, sehingga dapat menghindari area yang terlalu padat.

Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (9/6/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO

Pihak pengelola Masjidil Haram menjelaskan bahwa layanan ini bertujuan untuk mendukung distribusi jamaah agar lebih merata. Dengan begitu, kepadatan dapat dikurangi dan pengelolaan arus manusia di dalam masjid menjadi lebih efisien.

Selain itu, teknologi ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem layanan pintar yang memanfaatkan data waktu nyata.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman ibadah, memperkuat aspek keselamatan, serta memastikan pergerakan jamaah tetap lancar, khususnya bagi para pelaksana umrah.

Para Muslim dari seluruh dunia melakukan tawaf Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Foto: Zurijeta/Shutterstock

Inisiatif tersebut juga mencerminkan komitmen berkelanjutan Arab Saudi dalam melakukan transformasi digital di sektor layanan keagamaan.

Tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, sistem ini juga diproyeksikan mampu mendukung operasional selama musim umrah dan periode puncak kunjungan.

Layanan pemantauan kepadatan ini dapat diakses melalui platform digital resmi yang disediakan oleh otoritas terkait, sehingga jamaah bisa merencanakan ibadah dengan lebih nyaman dan terorganisir.