Kumparan Logo

Asian Games 2018 Perkuat Posisi Pariwisata Indonesia di Kancah Dunia

kumparanTRAVELverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sosialisasi promosi pariwisata pada media nasional
 (Foto: Eka Nurjanah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sosialisasi promosi pariwisata pada media nasional (Foto: Eka Nurjanah/kumparan)

Pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 yang digelar pada 18 Agustus - 2 September lalu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini. Salah satunya memperkuat posisi pariwisata Indonesia di kancah dunia, termasuk dalam hal pencapaian target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) di 2018.

Bukan hanya berkat ajang Asian Games, bertambahnya wisman juga ditopang oleh pertemuan tahunan Dewan Gubernur International Monetary Fund (IMF) - World Bank (WB) yang berlangsung di Bali pada 8-14 Oktober 2018 mendatang.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I, Vinsensius Jemadu menyebut Asian Games mendapat media exposure tinggi, begitu pula IMF-WB 2018 karena yang hadir para endorser tingkat dunia dan akan menjadi perhatian dunia internasional.

"Dari sisi marketing, mendatangkan wisman dan devisa dalam jumlah yang besar,” ujar Vinsensius dalam acara Sosialisasi Promosi Pariwisata pada Media Nasional, di Movenpick Resort and Spa Bali, Rabu (5/9).

Sosialisasi promosi pariwisata pada media nasional
 (Foto: Eka Nurjanah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sosialisasi promosi pariwisata pada media nasional (Foto: Eka Nurjanah/kumparan)

Oleh karena itu, Kemenpar bersama Industri Pariwisata yang tergabung dalam Asosiasi Agen Tour Travel Indonesia (ASITA) telah menyiapkan 60 lebih paket tour ke tujuh destinasi unggulan di Tanah Air. Di antaranya Bali, Lombok, Yogyakarta, Banyuwangi, Toba, Tana Toraja, Komodo-Flores dan Sumba dengan beberapa pilihan paket tour.

“Dari 60 paket tour ini, terbanyak di Bali 33 paket, dan tersebar di 6 destinasi lainnya seperti Banyuwangi 2 paket tour , Danau Toba 6 paket tour yang kesemuanya dijual secara online dan offline,” tutur Vinsensius.

Ia juga menyebutkan capaian kunjungan wisman ke Indonesia pada periode Januari - Juli 2018 naik 12,92% sebanyak 9,06 juta dibandingkan kunjungan wisman pada 2017, yaitu 8.03 juta.

“Dari kunjungan wisman Januari -Juli 2018 terbesar dari China, yang tahun ini kita mentargetkan 2.620.000 wisman,” katanya.

Seperti diketahui Kemenpar membagi dua wilayah pemasaran pariwisata di mancanegara yaitu, wilayah pemasaran I meliputi Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Australia dan Oseania lainnya yang pada tahun ini ditargetkan sebanyak 8.984.000 wisman atau sebesar 52,85%.

Sedangkan wilayah pemasaran II meliputi Asia (Asia Timur, Asia Selatan), Afrika, Timur Tengah, India, Amerika, dan Eropa dengan target sebanyak 8.016.000 wisman atau sebesar 47,15%.