Aturan ke Jepang: Turis Individu Boleh Masuk-Hotel Akan Tolak Tamu Tak Bermasker
ยทwaktu baca 2 menit

Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, akhirnya mengumumkan secara resmi bahwa Jepang akan melonggarkan persyaratan perjalanan terkait COVID-19 mulai Oktober 2022 mendatang.
Langkah ini diambil untuk membantu mendorong pemulihan sektor pariwisata, karena Jepang ingin mengambil keuntungan dari penurunan yen.
"Kami adalah bangsa yang berkembang melalui arus bebas orang, barang, dan modal. COVID-19 tentu saja mengganggu semua manfaat ini, tetapi mulai 11 Oktober, Jepang akan melonggarkan langkah-langkah pengendalian perbatasan agar setara dengan AS, serta melanjutkan perjalanan bebas visa dan perjalanan individu," kata Fumio Kishida, seperti dikutip dari Japan Today.
Jepang akan memperbolehkan turis asing untuk datang secara individu dan perjalanan bebas visa kepada negara-negara tertentu, asalkan sudah divaksinasi secara lengkap.
Bukan hanya itu, di Oktober 2022 Jepang juga menghapus batas harian kedatangan turis untuk masuk ke negaranya. Karena hingga saat ini, Jepang masih memberlakukan batas harian kedatangan turis sebanyak 50 ribu orang per hari.
Namun, karena pelonggaran yang dilakukan, tentu ada beberapa aturan di Jepang yang ikut direvisi, salah satunya saat turis berada di hotel.
Saat ini peraturan tersebut sedang dipertimbangkan, yaitu hotel akan menolak tamu yang tidak menggunakan masker selama di area mereka.
Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan hotel menolak masuknya tamu yang tidak memakai masker, dan mengikuti langkah-langkah lain untuk mengendalikan infeksi selama pandemi COVID-19 masih berlangsung.
Saat ini, pemakaian masker tidak wajib di Jepang, tetapi sangat disarankan di dalam ruangan dan di transportasi umum.
