Begini Caranya agar Foto Kamu Terlihat Instagramable saat Paralayang

Paralayang sedang populer sebagai salah satu olahraga pariwisata yang bisa dicoba siapapun, bahkan anak-anak. Bagi para milenial, tujuan utama mencoba paralayang adalah untuk mendapatkan foto yang Instagramable.
Meskipun begitu, menikmati paralayang bisa menegangkan untuk pemula. Saking tegangnya, kita kadang lupa mengambil foto atau punya foto yang asal-asalan. Untuk itu, kumparan (kumparan.com) rangkum tips agar mendapatkan foto Instagramable saat bermain paralayang:
1. Bawa Teman untuk Juru Foto

Saat berkesempatan untuk menikmati wahana ini, akan sayang jika kamu tidak punya foto dari angle jarak jauh. Apalagi parasut paralayang biasanya berwarna mencolok atau warna-warni yang kontras dengan langit biru.
Pastikan kamu mengajak teman yang membawa kamera dengan lensa mumpuni untuk membidik jarak jauh. Biasanya di spot wisata paralayang juga disediakan juru foto yang mengabadikan momen serumu saat terjun bebas. Meski di atas sana menegangkan, usahakan tetap rileks biar fotomu indah.
2. Pastikan Cuaca Mendukung

Paralayang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan angin. Pagi hari adalah saat terbaik untuk paralayang, sebab angin cenderung tenang dan tidak begitu kencang.
Kenapa harus mempertimbangkan cuaca? Karena paralayang juga sama seperti pesawat yang bisa mengalami turbulensi. Kalau perjalananmu saat terjun bebas terganggu karena angin, bagaimana fotomu bisa bagus?
3. Bawa Tongsis atau Action Cam

Untuk mengambil foto selfie saat paralayang, jangan lupa bawa tongsis atau action cam. Saat menggunakan tongsis, pastikan karet penahan handphone-mu terpasang dengan kuat dan aman. Jangan lupa ikankan tali tongsis di pergelangan tangan untuk mencegahnya lepas dari genggaman.
Paling aman sebenarnya menggunakan action cam. Selain hasilnya bagus, action cam lebih siap untuk olahraga ekstrem seperti paralayang. Apapun perangkatmu, yang paling penting adalah tersenyum. Percuma jika latar belakang foto selfie kamu sudah cantik, tapi ekspresimu terlihat tegang.
4. Atur Manual Kameramu dengan Pas

Berada di atas paralayang memang pas untuk mengambil foto aerial. Buat kamu pencinta fotografi aerial, boleh saja membawa kamera DSLR atau mirrorless saat terjun. Tentunya dengan memberitahu guide yang menemanimu paralayang agar ia ikut menjaga kameramu tidak jatuh.
Saat menggunakan setting manual, gunakan shutter speed tinggi, yakni mulai dari 1/500 sampai 1/1000. Sebab kamu sedang dalam keadaan bergerak. Lalu gunakan aperture f/8 sampai f/11 untuk mengatur bukaan cahaya. Selamat mencoba!
