Berisiko Hilang, Jangan Pernah Letakkan Benda Ini di Baki Keamanan Bandara
·waktu baca 3 menit

Proses pemeriksaan keamanan di bandara masih menjadi momok bagi sebagian traveler. Selain memakan waktu, proses ini juga bisa membuat kita lengah dan kehilangan barang penting.
Salah satu kesalahan kecil namun berdampak besar adalah meletakkan ponsel langsung di baki (tray) saat pemeriksaan keamanan di bandara.
Dilansir Reader Digest, meski terdengar sepele, kebiasaan ini menjadi penyebab utama hilangnya ponsel di bandara. Bahkan, tak sedikit petugas keamanan dan juga traveler berpengalaman yang menyarankan agar kamu tidak menaruh ponsel langsung di baki keamanan.
Kenapa Ponsel Rawan Hilang di Area Keamanan?
Peringatan ini kembali mencuat setelah seorang kreator TikTok, @travel.by.the.books, membagikan pengalamannya saat ditegur oleh petugas Badan Keamanan Transportasi Amerika Serikat (TSA) karena menaruh ponsel di baki.
“Itu cara tercepat kehilangan ponsel,” ujar petugas tersebut.
“Barang paling sering dicuri itu ponsel, karena dibiarkan begitu saja dan mudah diambil saat antrean ramai," lanjutnya.
Situasi di area keamanan memang kerap membingungkan terutama ketika kita terburu-buru mengambil barang, memakai sepatu, dan membereskan laptop. Dalam kekacauan ini, ponsel yang berukuran kecil dan mudah terlewat menjadi target empuk pencurian atau tertinggal begitu saja.
Meski tak ada data resmi soal jumlah ponsel yang dicuri di titik pemeriksaan TSA, situs resmi TSA mencatat sekitar 90.000-100.000 barang tertinggal di checkpoint setiap bulan. Dan banyak dari barang tersebut terutama ponsel dan elektronik kemungkinan besar bukan sekadar "tertinggal", tapi memang dicuri.
Kisah serupa dibagikan pengguna TikTok lainnya, @mariah.olsen, yang kehilangan ponselnya di Bandara Internasional Miami setelah meletakkannya di saku tas. Saat tas melewati mesin X-ray, saku itu sudah kosong.
“Saya harus terbang tanpa ponsel. Tanpa musik, tanpa film, tanpa jam, tanpa apa-apa,” ujarnya. “Empat setengah jam cuma duduk dan menikmati suasana,” lanjutnya.
Apa yang Harus Dilakukan?
Daripada meletakkan ponsel langsung di baki, simpan ponselmu di dalam tas tangan atau tas jinjing pribadi saat melewati pemeriksaan. Aturan TSA saat ini tidak lagi mewajibkan ponsel untuk dikeluarkan dari tas, kecuali ada permintaan khusus dari petugas.
Sejak 2017, TSA telah menggunakan teknologi pemindai 3D yang memungkinkan mereka memeriksa isi tas tanpa harus mengeluarkan ponsel. Hanya perangkat elektronik yang lebih besar seperti laptop dan tablet yang perlu dikeluarkan. Bahkan, penumpang dengan TSA PreCheck biasanya tidak perlu mengeluarkan perangkat apapun sama sekali.
Kalau Ponsel Terlanjur Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?
Segera kembali ke titik pemeriksaan jika Anda masih berada di dekat area tersebut. Petugas sering menyimpan barang yang tertinggal dalam hitungan menit.
Kunjungi situs Lost and Found TSA, masukkan nama atau kode bandara, dan isi laporan sedetail mungkin.
Jika kamu mencurigai pencurian, laporkan ke polisi bandara dan hubungi operator seluler untuk memblokir atau menghapus data di ponsel dari jarak jauh.
Gunakan fitur Find My iPhone atau Find My Device untuk mencoba melacak lokasi terakhir ponsel Anda.
TSA biasanya menyimpan barang elektronik selama minimal 30 hari. Jika ditemukan, ponsel bisa diambil langsung, diwakilkan, atau dikirim ke alamat kamu dengan biaya kirim ditanggung pemilik. Namun, jika tidak diklaim dalam waktu tersebut, perangkat bisa dihapus datanya atau dimusnahkan untuk melindungi informasi pribadi.
