Bianglala Setinggi 121 Meter di AS Terbakar saat Tahun Baru, 62 Orang Terjebak
ยทwaktu baca 2 menit

Malam Tahun Baru seharusnya menjadi perayaan yang tak terlupakan. Melihat kembang api sambil menantikan malam pergantian tahun bersama keluarga atau orang-orang terkasih.
Tak jarang mereka akan mencari pengalaman yang seru, demi menghabiskan waktu saat malam pergantian tahun. Salah satunya naik ke bianglala.
Bagaimana tidak tergoda, kamu bisa menikmati pemandangan indah dari atas bianglala sambil melihat kembang api. Namun, siapa sangka hal tersebut juga bisa menjadi kejadian buruk yang tak terlupakan.
Seperti yang terjadi di The Wheel, Icon Park Orlando, Amerika Serikat, 62 orang terjebak di dalam bianglala setelah atraksi wisata tersebut terbakar pada malam Tahun Baru.
Dilansir Metro Uk, atraksi wisata setinggi 121 meter ini berhenti serta mengeluarkan asap dan percikan api. Kejadian itu membuat orang-orang yang berada di 20 pod di puncak The Wheel ini berusaha untuk keluar.
Setidaknya, para penumpang dilaporkan terjebak selama tiga jam di atas atraksi taman hiburan tersebut, sebelum akhirnya mereka berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Salah seorang pengunjung, Kimberly Conley, mengatakan dia dan keluarganya mendengar ledakan keras yang terdengar seperti kembang api.
Pengunjung taman lainnya, Randy Pryor, juga mengatakan sebelumnya bianglala ini berfungsi dengan baik.
"Lampu terlihat di dalam pod untuk waktu yang singkat, kemudian percikan api besar terlihat dari roda. Hampir semua pod kemudian berhenti,tetapi respons baik diberikan oleh pihak pemadam kebakaran setempat," kata Randy Pryor.
Setelah kejadian tersebut, tak lama pemadam kebakaran segera datang ke The Wheel untuk menyelamatkan para pengunjung yang terjebak. Sebab, pengunjung dari salah satu pod memancarkan sinyal SOS sebelum tim pemadam sampai ke lokasi kejadian.
Bukan hanya itu, selama proses penyelamatan, pihak pemadam kebakaran juga menambahkan drone dan helikopter untuk memantau situasi penumpang yang berada di dalamnya.
