Kumparan Logo

Bisa Berenang di Antara 2 Benua, Danau di Islandia Jadi Buruan Wisatawan

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Danau Thingvallavatn, Islandia. Dokumentasi foto: Wikimedia Commons.
zoom-in-whitePerbesar
Danau Thingvallavatn, Islandia. Dokumentasi foto: Wikimedia Commons.

Di Islandia ada lokasi yang membuat pengalaman menyelam semakin menakjubkan. Pasalnya, ada sebuah danau yang memiliki retakan di antara dua lempeng tektonik dan diisi dengan air lelehan glasial yang jernih.

Retakan itu biasa disebut Silfra yang merupakan retakan di bumi antara benua Amerika Utara dan Eropa, sehingga secara terus-menerus mengalami perubahan kecil. Hal ini terjadi karena lempeng tektonik terpisah sekitar dua sentimeter per tahun.

Danau yang memiliki Silfra ini bernama Danau Thingvallavatn, yang berlokasi di Taman Nasional Thingvellir, Islandia. Taman Nasional Thingvellir sendiri adalah Situs Warisan Dunia UNESCO.

Danau Thingvallavatn, Islandia. Dokumentasi foto: Wikimedia Commons.

"Ini adalah satu-satunya tempat di dunia di mana Anda dapat berada di antara dua benua dan melakukan scuba diving pada saat yang sama juga," kata instruktur selam Ants Stern, seperti l dikutip dari 9News.

Untuk penyelam dan perenang, tempat ini adalah sebuah keajaiban geologis. Namun, harus tetap berhati-hati karena suhu air di sana ada yang mendekati titik beku. Mungkin suhu airnya sekitar 2 hingga 4 derajat celsius.

Karena keajaiban geologis itu, membuat para wisatawan berbondong-bondong menyambangi kawasan ini.

video youtube embed

Mereka yang berenang di Silfra sendiri memiliki artian tengah menyelam di antara lempeng tektonik Amerika dan Eurasia. Wujud dari Jalur ini seperti lorong sempit yang tak begitu lebar.

Oleh karena itu, penyelam bahkan dapat menyentuh lempengnya menggunakan tangan saat menyelam.