Kumparan Logo

Bukan Dibuang di Langit, Ternyata Begini Cara Kerja Toilet Pesawat

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi toilet di dalam pesawat.  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi toilet di dalam pesawat. Foto: Shutter Stock

Meski terasa sesak dan tidak nyaman, bilik toilet di pesawat menjadi jawaban buatmu yang dapat 'panggilan alam' saat tengah mengudara. Namun, pernahkah kamu bertanya ke manakah limbah toilet pesawat dibuang selama penerbangan? Bukan dibuang di langit, ternyata ini jawabannya.

Dilansir Mirror, cara kerja kloset di pesawat tentu berbeda dengan kloset yang berada di rumahmu. Berbeda dengan toilet rumah, kloset toilet pesawat sama sekali kering dan tak memiliki genangan air.

Ilustrasi toilet pesawat. Foto: Shutter stock

Ketika penumpang menggunakan toilet, kotorannya akan disimpan oleh sebuah mesin vakum berlapis teflon. Kotoran tersebut akan disedot dan ditarik ke dalam sebuah tabung.

Kotoran itu kemudian akan disimpan selama perjalanan hingga pesawat mendarat di tempat tujuan. Setelah pesawat tiba dan ditinggalkan oleh para penumpangnya, akan ada sebuah truk yang mengangkut seluruh isi limbah yang disimpan dalam mesin vakum. Truk penyedot limbah tersebut dikenal sebagai Honey Truck.

Mekanisme Toilet Vakum Telah Dilakukan Sejak Tahun 80-an

Mesin yang ditemukan oleh James Kemper ini pertama kali digunakan pada tahun 1982 oleh Boeing. Cara pembuangan limbah ini dianggap lebih efektif dan telah dilakukan sejak tahun 80-an. Hal ini dikarenakan toilet vakum memiliki dinding hisap yang kuat dan licin.

Selain itu, mesin vakum memiliki lapisan teflon yang berguna membantu proses transfer limbah pesawat di daratan ke dalam truk. Lapisan teflon memiliki sifat anti lengket, sehingga mesin vakum dapat lebih cepat dibersihkan.

Ilustrasi toilet di dalam pesawat. Foto: Shutter Stock

Hal ini juga membuatnya lebih aman dalam menyimpan kotoran, sekaligus meminimalisir penggunaan air yang digunakan saat memindahkan kotoran ke dalam mesin vakum. Penggunaan mesin vakum diklaim hanya menghabiskan sedikit air untuk menarik limbah dibandingkan dengan menggunakan cara biasa.

Mesin vakum pada toilet pesawat ini memiliki kapasitas sebesar 200 galon. Adanya mesin vakum pada toilet juga memastikan tidak adanya limbah toilet yang bocor atau jatuh dari pesawat saat penerbangan. Karena mesin vakum pada toilet pesawat memiliki palang (latch) yang berada di eksterior pesawat.

Ilustrasi toilet di dalam pesawat. Foto: Shutter Stock

Palang pengaman mesin vakum berguna untuk memberi akses truk penyedot saat masa transfer limbah berlangsung. Dan latch tersebut hanya dapat dibuka dari luar badan pesawat.

Mengutip Travel and Leisure, dulu penumpang pesawat harus membuang hajat pada semacam ember yang diberi tutup. Ember dan seisinya akan berantakan saat pesawat mendarat di landasan. Bahkan, ember toilet yang kotor biasanya dibuang lewat jendela. Duh!

Ilustrasi toilet pesawat. Foto: Shutter stock

Setelah itu, barulah muncul toilet pesawat yang menggunakan cairan biru dan disirkulasikan dengan pompa elektrik. Namun toilet jenis ini memiliki bobot cukup berat, membutuhkan perawatan khusus, dan kurang efektif.

Beruntung, kini kita sudah menikmati toilet kering berteknologi tinggi di pesawat. Kamu tak perlu lagi menahan buang air atau duduk di atas ember.

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)