Kumparan Logo

Bukan Hiasan, Ini Fungsi Tali Pengikat Warna Merah di Pintu Darurat Pesawat

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pintu darurat pesawat. Foto: Vac1/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pintu darurat pesawat. Foto: Vac1/Shutterstock

Saat duduk di dekat pintu darurat pesawat, mungkin traveler pernah memperhatikan ada tali pengikat atau strap warna merah yang dipasang awak kabin sesaat pesawat mengudara. Ya, sebagian dari kamu mungkin mengira tali tersebut hanyalah sekadar hiasan biasa.

Bukan sekadar hiasan, ternyata ada fungsi penting di balik tali pengikat warna merah tersebut, lho.

Desc: Ilustrasi strap warna merah di pintu darurat pesawat. Foto: SturmUfa/Shutterstock

Hal itu pun diungkapkan oleh seorang pilot berpengalaman bernama Harrison Murray. Dalam video pada akun TikTok-nya @pilot_geeza, ia menjawab sebuah pertanyaan dari netizen di media sosial yang bertanya, "Kenapa awak kabin selalu memindahkan tali pengikat yang ada di atas jendela pintu darurat pesawat?".

embed from external kumparan

Ia pun mengatakan bahwa tali pengikat tersebut biasanya dipasang ke jendela, ketika pesawat hendak take-off atau saat pesawat sudah sampai di tujuan.

"Ketika pintu pesawat dibuka, pelampung darurat akan mengembang dengan cepat. Kami akan memindahkan strap menyilang di jendela ketika pesawat take-off dan juga mendarat, yang artinya pelampung darurat siap untuk digunakan," kata Murray.

Fungsi Strap Warna Merah di Pesawat

Desc: Ilustrasi strap warna merah di pintu darurat pesawat. Foto: Almaz Mustafin/Shutterstock

Pada dasarnya tali berwarna merah tersebut adalah pemicu seluncuran darurat besar yang secara otomatis mengembung jika terjadi pendaratan darurat.

Nah, pelampung darurat yang berbentuk seperti perosotan tersebut, berfungsi untuk memudahkan evakuasi penumpang di pesawat secepat dan seaman mungkin.

Namun, karena perosotan mengembang hampir seketika, itu bisa sangat berbahaya. Itulah sebabnya ada tali merah, yang berfungsi sebagai tanda kondisi darurat.

Saat pintu perlu dibuka dari luar, sangat penting bagi awak kabin untuk mengetahui apakah peluncur darurat tersebut berfungsi dengan baik.