Kumparan Logo

Bye-bye Kertas, Maskapai Ini Gunakan Boarding Pass Digital Seluruh Penerbangan

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi boarding pass Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi boarding pass Foto: Shutterstock

Maskapai Ryanair akan sepenuhnya menghentikan penggunaan boarding pass cetak untuk seluruh penerbangan mulai 12 November 2025 mendatang. Nantinya, penumpang yang ingin naik maskapai ini harus menunjukkan boarding pass mereka melalui aplikasi myRyanair.

Dilansir Travel and Leisure Asia, peluncuran yang awalnya dijadwalkan pada 3 November, ditunda untuk menghindari lonjakan perjalanan tengah semester sekolah-sekolah di Inggris.

Menurut Ryanair, sekitar 80 persen dari 206 juta penumpang tahunannya sudah menggunakan boarding pass digital. Pergeseran ini mencerminkan industri tiket lainnya yang juga sudah menggunakan tiket digital, seperti festival musik dan pertandingan sepak bola, sekaligus menjanjikan pengalaman di bandara yang lebih lancar.

Meskipun akan segera menggunakan boarding pass digital, namun pihak Ryanair juga masih menyediakan boarding pass kertas untuk penumpang yang tidak memiliki smartphone. Penumpang dapat meminta boarding pass kertas, asalkan mereka sudah melakukan check-in online.

Ilustrasi RyanAir. Foto: Paul Hanna/REUTERS

Aturan ini juga berlaku untuk penerbangan yang berangkat dari Maroko, di mana pemerintah mewajibkan penggunaan boarding pass cetak.

Adapun peralihan ke boarding pass berbasis aplikasi merupakan bagian dari transformasi teknologi Ryanair yang lebih luas, yang sudah mencakup fitur-fitur seperti pemesanan in-flight meals, update boarding gate, hingga peringatan delay.

"Peralihan Ryanair ke boarding pass digital 100 persen akan menghasilkan perjalanan yang lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih ramah lingkungan bagi pelanggan kami, yang disederhanakan melalui aplikasi 'myRyanair'. Penumpang juga akan mendapatkan fitur-fitur bermanfaat dalam aplikasi, seperti pesan kursi dan informasi penerbangan langsung," kata CMO Ryanair, Dara Brady.

Sementara itu, awal musim panas ini, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) juga mengumumkan rencana yang dapat menandai perombakan terbesar perjalanan udara dalam beberapa dekade.

Badan standar penerbangan PBB ini mendorong penggunaan identitas biometrik dan kredensial digital untuk menggantikan proses lama, seperti check-in dan boarding pass.