kumparan
search-gray
Food & Travel18 Oktober 2019 14:06

Caldera Resort Diresmikan, Danau Toba Bakal Punya Kawasan Wisata Baru

Konten Redaksi kumparan
Peletakan batu pertama pembangunan Toba Caldera Resort
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Pariwisata melakukan peletakan batu pertama pembangunan Toba Caldera Resort, kawasan pariwisata baru di Danau Toba, Sumatra Utara, Senin (14/10/2019). Foto: Dok. Biro Perencanaan dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman
Kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba, tak lama lagi bakal tampil lebih menawan. Sebab, Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) telah meresmikan groundbreaking kawasan Toba Caldera Resort pada Senin (14/10) lalu.
ADVERTISEMENT
Kawasan baru seluas total 386,72 hektare tersebut rencananya bakal dikembangkan seperti Kawasan Pariwisata Nusa Dua di Bali. Toba Caldera Resort merupakan bagian dari The Kaldera Nomadic Escape, yaitu destinasi kamping mewah yang ada di dataran tinggi Sibisa.
Peletakan batu pertama pembangunan Toba Caldera Resort
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Pariwisata melakukan peletakan batu pertama pembangunan Toba Caldera Resort, kawasan pariwisata baru di Danau Toba, Sumatra Utara, Senin (14/10/2019). Foto: Dok. Biro Perencanaan dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman
Nantinya, di kawasan ini juga akan dibangun glamorous camping (glamping) bintang 5 lima oleh salah satu investor, yaitu PT Crystal Land Development.
Meski akan dibangun sebagai kawasan wisata yang mewah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, memastikan bahwa pemerintah tetap akan melibatkan dan memberdayakan warga sekitar. Luhut dengan tegas juga menampik soal isu negatif yang menyebutkan pemerintah bakal mencaplok rumah milik warga sekitar.
Danau Toba
Ilustrasi destinasi wisata Danau Toba Foto: Dok. Kementerian Pariwisata
“Pertanyaanya untuk apa kita ambil rumah mereka? Justru kita bantu. Pemerintah mau rumah itu dikembalikan seperti aslinya yaitu Rumah Batak, agar nanti turis bisa datang ke situ. Atau rumah itu dijadikan homestay dan masyarakat yang terima langsung untungnya,” ujar Luhut dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, Kamis (17/10).
ADVERTISEMENT
Luhut berjanji bahwa warga sekitar akan diberi pendidikan dan pelatihan yang mumpuni, sehingga ke depannya mereka juga bisa bekerja di kawasan Kaldera.
Kucuran Dana untuk Pariwisata Toba
Glamping di Danau Toba
Glamping di Danau Toba Foto: Dok. Kementerian Pariwisata
Tahun 2020 pemerintah juga bakal mencairkan anggaran sebesar Rp 4,04 triliun untuk wisata Danau Toba. Anggaran itu masih ditambah lagi dengan gelontoran dana sebesar 200 juta dolar Amerika dari World Bank.
Seluruh dana tersebut menurut Luhut akan diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Danau Toba, seperti pembangunan jalan dari Siantar sampai ke Parapat, sehingga nantinya akan memudahkan wisatawan yang akan berkunjung.
Selain itu, ada juga 39 spot turis yang rencananya akan dipercantik agar makin menarik perhatian wisatawan. Tak tanggung-tanggung, pemerintah juga bakal membenahi Bandar Udara Sibisa, sehingga akan lebih banyak penerbangan yang bisa dilayani.
Warga menikmati pemandangan Danau Toba
Warga menikmati pemandangan Danau Toba Foto: Johanes Hutabarat/kumparan
“Tinggal nanti bagaimana masyarakat menyikapinya dengan baik, ini semua kita buat holistik. Grab masuk, OYO masuk, nanti masyarakat akan dibina. Untuk pinjamannya nanti bisa dari BRI dan sudah kita buat skemanya dengan blended finance. Nanti kita akan pantau, kalau ada yang tipu-tipu beritahu saya, biar saya tumbuk nanti,” ujar Luhut.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Luhut pun meminta kepada seluruh pihak terkait dan masyarakat di sekitar Danau Toba agar saling bergandengan dan terus bekerja keras untuk kesejahteraan bersama. Termasuk untuk mewujudkan pariwisata Toba yang lebih baik lagi.
com-The Kaldera Danau Toba
com-The Kaldera Danau Toba Foto: Dok. Kemenpar
“Sekali lagi saya minta kepada seluruhnya. Ayo kita bangun Toba ini, ayo kita kerja keras, nanti Sigapiton saya akan ke sana, saya janji dan nanti kepada tetua-tetua Sigapiton ayo kita duduk bersama. Sepanjang masih dalam aturan main, saya dari waktu ke waktu pasti akan membantu kalian,” kata Luhut.
Dalam kunjungan kali ini, Luhut didampingi oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi, dan juga Bupati Toba Samosir Darwin Siagian.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white