Cara Sandiaga Tutup Kerugian Akibat Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia
·waktu baca 1 menit

Piala Dunia U-20 yang menjadi salah satu event paling ditunggu-tunggu dan terbesar di Indonesia resmi dibatalkan oleh FIFA. Dibatalkannya pagelaran Piala Dunia U-20 ini cukup berimbas ke berbagai sektor, tak terkecuali pariwisata.
Meskipun demikian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tak perlu berlarut-larut akan hal ini.
Pihaknya, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), juga sudah mencari solusi untuk menutup angka jumlah wisatawan yang gagal berkunjung akibat dibatalkannya event Piala Dunia U-20.
"Kami sudah mencari solusi dengan harapan bahwa kita bisa menutup potensi pendapatan yang hilang dengan beberapa aktivasi," ujar Sandiaga, dalam Weekly Press Briefing with Sandi Uno, yang digelar secara daring, Senin (3/4).
Nantinya, target wisatawan mancanegara yang kurang tersebut akan dimaksimalkan dari beberapa aktivasi side event yang digelar di Indonesia, seperti MotoGP dan konser besar lainnya. Untuk itu, Sandiaga meminta seluruh pihak untuk menatap ke depan, demi menghadirkan solusi bagi masyarakat.
"Mari kita bergerak menatap ke depan untuk terus menghadirkan solusi, agar biaya hidup masyarakat semakin terjangkau dan terciptanya lapangan kerja," pungkas Sandiaga.
