Kumparan Logo

Catat! Perketat Perbatasan, Ini Syarat Pelancong Asal Indonesia Masuk Singapura

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Singapura. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Singapura. Foto: AFP

Singapura memperketat izin masuk bagi wisatawan asal Indonesia, baik itu WNI atau pun warga asing yang tiba dari Indonesia. Aturan itu tak berlaku bagi WN Singapura dan permanent resident.

Dilansir Channel News Asia, kebijakan ini berlaku sejak Sabtu (10/7) lalu. Departemen Kesehatan Singapura mengatakan, pengetatan perbatasan bagi wisatawan asal Indonesia dilakukan di tengah situasi COVID-19 yang semakin memburuk.

Depkes juga mengumumkan bahwa semua pelancong dengan riwayat perjalanan ke Indonesia dalam 21 hari terakhir tidak akan diizinkan untuk transit melalui Singapura mulai 12 Juli pukul 23.59 waktu Singapura.

Para pelancong mengenakan masker pelindung di terminal keberangkatan Bandara Internasional Changi di Singapura Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN

Wisatawan yang memiliki riwayat perjalanan terkahir ke Indonesia selama 21 hari terakhir harus menunjukkan hasil negatif tes PCR COVID-19 yang valid dalam kurun waktu 48 jam sebelum keberangkatan ke Singapura.

Sebelumnya, pelancong asal Indonesia yang masuk Negeri Singa Putih itu harus menunjukkan hasil tes PCR negatif yang valid yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan. Wisatawan yang tiba di Singapura tanpa hasil tes PCR negatif yang valid dapat ditolak masuk.

Sementara itu, penduduk tetap dan pemegang izin jangka panjang yang tidak memenuhi persyaratan baru dapat dibatalkan izin tinggalnya.

embed from external kumparan
Changi International Airport, Singapura Foto: Shutter Stock

Departemen Kesehatan Singapura mengatakan bahwa semua wisatawan akan diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di fasilitas khusus, serta tes PCR saat kedatangan dan tes berikutnya pada hari ke-14 kedatangan.

Untuk mempercepat tes PCR COVID-19 di pos pemeriksaan, otoritas mengatakan para pendatang sangat disarankan untuk mendaftar dan membayar di muka untuk tes mereka sebelum tiba di Bandara Changi atau Terminal Feri Tanah Merah.

embed from external kumparan
Ilustrasi traveling jalan kaki di Singapura Foto: Helinsa Rasputri/kumparan

Wisatawan juga harus menjalani tes antigen cepat (ART) saat kedatangan dan tes ART yang dilakukan sendiri pada hari ke 3, 7 dan 11 dari kedatangan mereka.

“Seiring dengan perkembangan situasi global, kami akan terus menyesuaikan langkah-langkah perbatasan kami untuk mengelola risiko impor dan penularan ke masyarakat,” tulis Kementerian Kesehatan Singapura.

Setiap perubahan pada tindakan perbatasan akan diperbarui di situs web SafeTravel. Selain itu Departemen kesehatan Singapura menyarankan wisatawan mancanegara untuk mengunjungi situs web guna mengetahui informasi terkain langkah-langkah perbatasan terbaru sebelum berkunjung ke negara tersebut.

embed from external kumparan
embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).