Cerita Lhakpa Sherpa, Wanita Perkasa Pencetak Rekor 10 Kali Mendaki Everest

15 Mei 2022 11:55
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Cerita Lhakpa Sherpa, Wanita Perkasa Pencetak Rekor 10 Kali Mendaki Everest (6708)
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Everest. Foto: Reuters
Sebagai salah satu gunung tertinggi dunia, Everest tak hanya menjadi salah satu gunung yang cukup sulit untuk didaki. Gunung Everest juga dikenal dengan medannya yang terbilang menantang bagi para pendaki.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, tak sedikit cerita pendaki yang berhasil menggapai puncak tertinggi Everest. Bahkan, salah satunya ada cerita dari seorang wanita perkasa yang berhasil memecahkan rekor mendaki puncak tertinggi Everest sebanyak 10 kali. Bukan kaleng-kaleng!
Cerita Lhakpa Sherpa, Wanita Perkasa Pencetak Rekor 10 Kali Mendaki Everest (6709)
zoom-in-whitePerbesar
Lhakpa Sherpa, wanita yang pecahkan rekor mendaki everest 10 kali. Foto: Navesh Chitrakar/REUTERS
Dilansir CNN Travel, Lhakpa Sherpa baru saja memecahkan rekor sebagai pendaki yang paling banyak mendaki Gunung Everest. Wanita asal Nepal berusia 48 tahun tersebut memecahkan rekor pendakiannya kesepuluh di Everest pada Kamis, (12/5) lalu.
Seven Summit Club, agensi pendakian yang menaungi Lhakpa Sherpa, mengatakan Lhakpa Sherpa berhasil memecahkan rekornya sendiri dan menjadi wanita pertama yang paling banyak mendaki Everest.
Cerita Lhakpa Sherpa, Wanita Perkasa Pencetak Rekor 10 Kali Mendaki Everest (6710)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Gunung Everest Foto: AFP/PRAKASH MATHEMA
"Lhakpa berhasil memecahkan rekornya sendiri dan menjadi wanita pertama yang telah mencapai puncak (Everest) sebanyak 10 kali," ujar agensi tersebut pada Reuters.
ADVERTISEMENT
Pihak agensi juga menjelaskan, pendakian sebelumnya dilakukan pada 2018 lalu, ia mendaki gunung setinggi 8.848 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.
Cerita Lhakpa Sherpa, Wanita Perkasa Pencetak Rekor 10 Kali Mendaki Everest (6711)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pendaki Gunung Everest. Foto: AFP
Sementara itu, seorang pejabat pariwisata Nepal, Bhishma Kumar Bhattarai, membenarkan bahwa dia telah mencapai puncak.
Lantas, seperti apa cerita Lhakpa Sherpa yang berhasil mendaki Everest?
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

Cerita Pendaki Terbanyak Naik ke Puncak Everest

Lhakpa sang penakluk Everest itu memang sudah akrab dengan kawasan Pegunungan Himalaya. Ia berasal dari Kaum Etnik Sherpa yang bermukim di kaki pegunungan Himalaya.
Wanita asal Nepal ini tumbuh bersama 11 saudaranya yang lain.
"Meski saya memiliki tujuh saudara perempuan, tapi ibu saya mengatakan bahwa saya terlihat seperti anak laki-laki. Apa pun yang anak laki-laki lakukan pasti saya juga lakukan," ujar ibu tiga orang anak ini.
Cerita Lhakpa Sherpa, Wanita Perkasa Pencetak Rekor 10 Kali Mendaki Everest (6712)
zoom-in-whitePerbesar
Pendaki melihat puncak Gunung Everest dari Gokyo Valley saat sore hari Foto: Shutter Stock
Dirinya pertama kali mendaki pada 2000 silam dan bertemu dengan sang suami. Kemudian mereka berdua kembali mendaki sebanyak lima kali dalam kurun waktu antara 2001 hingga 2006.
ADVERTISEMENT
Kala itu, ia mendaki Everest saat anak pertamanya berumur delapan bulan. Selanjutnya, ia kembali bergelut dengan gunung saat tengah hamil dua bulan anak keduanya.
Namun, sayangnya hubungan dengan sang suami tak semulus perjalanannya menuju Everest. Dirinya dan sang suami resmi berpisah pada 2015 lalu.
Cerita Lhakpa Sherpa, Wanita Perkasa Pencetak Rekor 10 Kali Mendaki Everest (6713)
zoom-in-whitePerbesar
Para pendaki di Gunung K2 Foto: Shutter Stock
Selain mendaki Everest, ia juga pernah mendaki K2 di Pakistan. Walaupun K2 tidak setinggi Everest, namun K2 dikenal memiliki medan yang sulit.
Selain Lhakpa Sherpa, rekor pendakian terbanyak di Everest juga dipegang oleh Kami Rita Sherpa. Kami Rita memegang rekor pendaki pria yang berhasil menggapai puncak Everest sebanyak 26 kali.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020