Food & Travel
·
15 Oktober 2020 6:55

Cerita Turis Jepang yang Jadi Pengunjung Satu-satunya di Machu Picchu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Cerita Turis Jepang yang Jadi Pengunjung Satu-satunya di Machu Picchu (84482)
Ilustrasi kuil di Machu Picchu. Foto: Shutter Stock
Pandemi virus corona memberikan banyak cerita khususnya tentang wisatawan. Seperti yang dialami turis Jepang satu ini, niatnya untuk mengunjungi Machu Picchu tertunda karena pandemi.
ADVERTISEMENT
Dilansir Traveller, penantian Jesse Takayama pun akhirnya terwujud. Setelah menunggu selama hampir tujuh bulan, ia bisa mengunjungi destinasi impiannya, Machu Picchu.
Cerita Turis Jepang yang Jadi Pengunjung Satu-satunya di Machu Picchu (84483)
Jesse Takayama, turis asal Jepang yang jadi orang satu-satunya yang berkunjung ke Machu Picchu. Foto: Facebook/Andean Roots Peru
Menariknya lagi, ia menjadi satu-satunya turis yang diizinkan untuk mengunjungi situs bersejarah Suku Inka tersebut. Takayama berhasil masuk ke Machu Picchu setelah mengajukan permintaan khusus saat ia 'terdampar' di Peru selama pandemi COVID-19.
Saat itu, dia tinggal di sebuah kota yang berada tidak jauh dari Machu Picchu. Sebelum pulang ke negaranya, ia pun berkeinginan untuk mengunjungi situs bersejarah tersebut.
Takayama sebenarnya telah memiliki tiket masuk untuk mengunjungi situs warisan dunia tersebut sejak Maret 2020. Sayangnya, pandemi virus corona yang belum mereda membuat Machu Picchu ditutup sementara waktu.
Cerita Turis Jepang yang Jadi Pengunjung Satu-satunya di Machu Picchu (84484)
Traveler mendaki ke Machu Picchu dan bertemu llama Foto: Shutter Stock
Ketika dibuka, pemerintah Peru juga membatasi kunjungan dan hanya wisatawan domestik yang diperbolehkan untuk berkunjung. Oleh sebab itu, Takayama harus menunggu berbulan-bulan hingga akhirnya bisa mengunjungi Machu Picchu.
ADVERTISEMENT
"Dia datang ke Peru dengan mimpinya untuk bisa masuk. Kini, turis Jepang tersebut telah masuk bersama dengan kepala taman kami sehingga dia bisa mewujudkan impiannya sebelum kembali ke negaranya," kata Menteri Kebudayaan Peru, Alejandro Neyra.
Takayama pun sangat senang setelah mendapat kesempatan untuk berkunjung.
"Ini sangat luar biasa! Terima Kasih!" kata Takayama dalam video yang ia buat di puncak gunung Machu Picchu.

Machu Picchu Akan Dibuka Kembali November 2020

Menteri Kebudayaan Peru, Alejandro Neyra, mengatakan bahwa Machu Picchu akan kembali dibuka pada November 2020 mendatang untuk turis asing. Meski demikian, Neyra belum merinci secara detail tanggal pembukaan tersebut.
Sama seperti aturan sebelumnya, Machu Picchu akan memberlakukan pembatasaan pengunjung saat dibuka kembali. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Cerita Turis Jepang yang Jadi Pengunjung Satu-satunya di Machu Picchu (84485)
Wisata Peru, Machu Picchu Foto: Shutter Stock
Mengutip AFP, Gubernur Provinsi Cusco, Jean Paul Benavente, mengungkapkan Machu Picchu hanya akan menerima maksimal 675 pengunjung setiap harinya. Sekitar 30 persen dalam kondisi normal yang mencapai 2-3 ribu orang per hari atau puncaknya 5 ribu orang per hari saat musim liburan.
ADVERTISEMENT
Setiap pemandu wisata juga hanya diperkenankan memimpin tur dengan jumlah tujuh pengunjung. Serta, mereka diwajibkan untuk mengenakan masker saat tur.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)