Kumparan Logo

Citilink Hadirkan Pengalaman Ngopi di Ketinggian 35.000 Kaki

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Co-founder & Chief Growth Officer .TEMU, Gito Sabata (kiri) dan Direktur Operasi PT Citilink Indonesia, Captain Arry Kalzaman Sudarmadji (kanan) dalam acara "The Grand Launching of Drip Bag Collaboration .TEMU x Citilink" di SCBD, Rabu (1/10/2025). Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Co-founder & Chief Growth Officer .TEMU, Gito Sabata (kiri) dan Direktur Operasi PT Citilink Indonesia, Captain Arry Kalzaman Sudarmadji (kanan) dalam acara "The Grand Launching of Drip Bag Collaboration .TEMU x Citilink" di SCBD, Rabu (1/10/2025). Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Maskapai penerbangan Citilink secara resmi meluncurkan pengalaman baru bagi penumpang, yaitu menikmati kopi di ketinggian 35.000 kaki. Berkolaborasi dengan .TEMU, program ini diluncurkan bertepatan dengan International Coffee Day, 1 Oktober 2025, sebagai bagian dari inovasi layanan, sekaligus dukungan terhadap kopi lokal Indonesia.

Direktur Operasi PT Citilink Indonesia, Captain Arry Kalzaman Sudarmadji, mengatakan bahwa kolaborasi ini hadir dalam suatu visi yang sama, yaitu menghadirkan pengalaman terbang yang lebih berkesan.

"Bukan hanya sekadar perjalanan, tapi juga sebuah pengalaman rasa. Kopi menjadi bagian dari tren gaya hidup yang berkembang, terutama di Indonesia yang dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbaik dunia," ujar Arry, dalam acara "The Grand Launching of Drip Bag Collaboration .TEMU x Citilink" yang digelar di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (1/10).

Co-founder & Chief Growth Officer .TEMU, Gito Sabata (kiri) dan Direktur Operasi PT Citilink Indonesia, Captain Arry Kalzaman Sudarmadji (kanan) dalam acara "The Grand Launching of Drip Bag Collaboration .TEMU x Citilink" di SCBD, Rabu (1/10/2025). Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Di kesempatan yang sama, Co-founder & Chief Growth Officer .TEMU, Gito Sabata, mengatakan bahwa kolaborasi ini menghadirkan varian kopi yang diracik dari perpaduan biji kopi pilihan, dengan tasting note yang calming, sehingga penumpang bisa merasa lebih rileks saat terbang.

Menggunakan metode bean bag, kopi ini bisa dinikmati secara praktis, namun kesegaran dan cita rasanya tetap terjaga.

"Karena bean bag itu sendiri, kan, sebenarnya sudah well package. Jadi tinggal disobek, habis itu dibuka dan tinggal diseduhkan, benar-benar cuma menyeduh kopi saja," ungkap Gito.

"Waktunya memang lebih lama sedikit dibanding kopi sachet yang tinggal diaduk, tapi tidak selama itu, sehingga masih memungkinkan untuk disajikan di pesawat. Dengan tasting note yang masih bisa dirasakan," tambahnya.

TEMU Aerial Blend, coffe drip kolaborasi .TEMU dan Citilink. Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Ada tiga jenis kopi yang bisa dinikmati, yaitu Garut Java Kirana, Aceh Gayo Arkhan, dan Supremo Medellín asal Kolombia. Ketiga jenis biji kopi ini dipilih secara khusus untuk menciptakan profil rasa yang seimbang dan berkarakter. Cita rasa yang ditawarkan meliputi sentuhan milk chocolate, buah tropis, plum, dan manis alami menyerupai gula aren.

Bagi penumpang yang ingin menikmati pengalaman ngopi di udara, aerial blend drip bag .TEMU, bisa dibeli di seluruh penerbangan Citilink, baik rute domestik hingga internasional dengan harga yang terjangkau.

Ilustrasi Pesawat Citilink. Foto: Abby_Akfa/Shutterstock

Arry menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya inovasi layanan penerbangan, tetapi juga dukungan bagi ekonomi kreatif nasional. Dengan jaringan penerbangan domestik dan internasional, kopi Indonesia berkesempatan lebih luas untuk dikenal wisatawan mancanegara.

"Setiap penerbangan Citilink kini bisa menjadi etalase kecil budaya Indonesia. Penumpang dari berbagai negara bisa mencicipi kopi khas Nusantara sambil menikmati perjalanan mereka," tutup Arry.