Daftar Kota Terburuk di Dunia untuk Pencopetan dan Penipuan, Bangkok Nomor 1
ยทwaktu baca 3 menit

Saat traveling ke luar negeri, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah keamanan di kota atau negara yang ingin disinggahi. Sebab, saat ini banyak kota atau negara yang terkenal dengan aksi pencopetan yang menimpa para traveler.
Bahkan, sebuah studi mengungkapkan bahwa terdapat lima kota terburuk di dunia yang terkenal dengan pencopetan dan penipuannya. Dilansir situs resminya, studi dari Compare the Market menganalisa ulasan dan data keamanan dari 50 kota wisata terbesar di dunia.
Para peneliti memberi peringkat setiap kota berdasarkan ulasan wisatawan yang menyebutkan pencurian atau penipuan, beserta tingkat kekhawatiran orang-orang tentang penjambretan atau perampokan. Penelitian ini dilakukan menggunakan data dari TripAdvisor dan Numbeo.
"Meskipun menjelajahi destinasi ikonis merupakan bagian dari petualangan, wisatawan juga harus siap menghadapi risiko yang menyertai objek wisata populer ini. Tetap waspada dan mengamankan barang bawaan Anda adalah kunci untuk menikmati perjalanan yang aman dan berkesan," ujar Manajer Umum Eksekutif di Compare the Market, Adrian Taylor.
Daftar Kota Terburuk
Berdasarkan data dari Compare the Market, terdapat lima kota terburuk yang terkenal dengan pencopetan dan penipuan. Berikut ulasannya:
1. Bangkok, Thailand
Posisi teratas diisi oleh Ibu Kota Thailand, Bangkok. Kota ini tercatat sebagai hotspot penipuan dan copet dengan skor 83,45, jauh di atas kota di posisi kedua dan lima besar lainnya.
Sebagai contoh, Bangkok tercatat memiliki insiden pencopetan dengan rasio 2,84 kali per 1.000 ulasan pengunjung. Bangkok bahwa menduduki puncak daftar untuk jumlah penipuan yang disebutkan per 1.000 ulasan, yaitu 6,99 dengan total kejahatan yang disebutkan mencapai 9,82 per 1.000 ulasan.
Namun, menariknya sentimen wisatawan terkait perampokan di Bangkok tetap rendah, dengan 35,16 poin, berpotensi mengisyaratkan kenaifan wisatawan yang berkunjung yang dimanfaatkan oleh penjahat local. Meskipun bisa juga karena Bangkok memiliki tingkat pencopetan yang lebih rendah secara keseluruhan, dibandingkan dengan penipuan.
2. Paris, Prancis
Selanjutnya, ada Ibu Kota Prancis, Paris, yang menduduki peringkat kedua sebagai kota terburuk untuk pencopetan dan penipuan. Kota yang dijuluki sebagai "Kota Cinta" itu sayangnya juga memiliki reputasi yang jauh lebih gelap bagi banyak wisatawan.
Hal ini dibuktikan dengan skor sebesar 68,81 dan gabungan penyebutan penipuan, dan pencopetan sebesar 6,81 per 1.000 ulasan.
Tidak seperti Bangkok, penjahat di Paris tampaknya lebih menyukai pencopetan daripada penipuan, dengan 4,54 insiden pencopetan muncul dalam ulasan, dibandingkan dengan hanya 2,27 penyebutan penipuan.
3. Praha, Republik Ceko
Kota di Eropa lainnya yang menduduki peringkat ketiga sebagai kota terburuk untuk pencopetan dan penipuan adalah Praha, Republik Ceko. Kota ini meraih skor 52,16, karena tingkat pencopetan yang tinggi, dengan 6,01 penyebutan per 1.000 ulasan.
4. Shanghai, China
Kembali ke Asia, ada Shanghai, China di peringkat keempat daftar ini. Dengan skor total 51,83, dan tingkat penyebutan gabungan penipuan dan copet sebesar 6,28, traveler perlu mengawasi barang bawaan mereka saat menjelajahi Jalan Nanjing dan Taman Yu yang ikonik di Shanghai.
5. Agra, India
Terakhir, ada Agra, India di peringkat kelima yang masuk daftar kota terburuk dengan pencopetan dan penipuan. Kota yang menjadi rumah bagi Taj Mahal ini mendapatkan skor 47,48.
Traveler yang mengunjungi Agra hanya melaporkan total insiden penipuan dan pencopetan sebesar 4,77, dengan 1,85 insiden pencopetan dan 2,92 penipuan.
