Kumparan Logo

Dear Otaku, Ada Museum Buatmu si Penggemar Berat Manga, Nih

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi manga. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manga. Foto: Pixabay

Bagi penikmat manga atau komik khas Negeri Sakura, Jepang merupakan destinasi wisata yang wajib disambangi. Saat liburan di Jepang kamu pun bisa mampir ke Kyoto, ada satu museum yang wajib dikunjungi buatmu para otaku.

Dilansir Gaijinpot, Kyoto International Manga Museum merupakan museum yang akan memanjakan para penggemar komik manga. Museum yang bentuknya cenderung lebih mirip perpustakaan ini berisi komik Jepang dari tahun 1970-an hingga kini.

Museum manga di Jepang Foto: Shutter Stock

Pertama kali dibuka pada November 2006, museum terbagi menjadi tiga lantai. Di lantai pertama, terdapat kafe, toko suvenir, dan zona di mana pengunjung bisa menggambar manga.

Untuk lantai dua, berupa galeri dan pameran utama. Pengunjung bisa menelusuri 300 ribu manga yang tersusun rapi di rak.

Sedangkan lantai tiga merupakan area penelitian. Di sini ada pertunjukan kamishibai, yakni seorang pemain yang menceritakan sebuah kisah menggunakan gulungan kertas sebagai ilustrasinya.

embed from external kumparan

Menariknya lagi, museum ini ternyata dibangun di bekas sekolah dasar yang berusia ratusan tahun lalu. Museum ini menyusun buku-buku tersebut berdasarkan tanggal dan nama penulis.

Adapun di lantai pertama museum ini berisi koleksi manga-manga untuk laki laki atau (manga shonen). Sedangkan, di lantai kedua koleksi manga di museum ini ditujukan bagi para perempuan (manga shojo). Kemudian di lantai ketiga berisi koleksi manga seinen yang diperuntukkan bagi orang dewasa.

Koleksi manga yang ada di Museum Internasional Manga Kyoto Foto: Shutter Stock

Selain mengoleksi manga dari para mangaka (penulis manga), ada pula majalah dan buku dari abad ke-19, karya kontemporer dari Jepang dan luar negeri. Dan lebih dari 5 ribu manga yang berasal dari Prancis, Amerika Serikat, Hong Kong, Korea, China, dan negara lainnya dengan bahasa asli mereka.

Salah satu hal yang bisa kamu temukan di museum ini adalah patung burung phoenix dari manga Hi no Tori (The Firebird) yang ditulis pada 1956-1957). Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan berbagai pameran tentang manga yang kerap digelar.

Patung burung phoenix dari Manga Hi no Tori Foto: Shutter Stock

Rupanya, tak hanya digemari anak-anak atau remaja, 'perpustakaan' ini juga menjadi tempat untuk bernostalgia bagi orang dewasa. Bahkan, warga negara asing pun banyak yang datang untuk membaca buku-buku di sini.

Museum yang didedikasikan untuk penggemar manga ini sudah mampu merebut hati 1,4 juta pengunjung dari 2006 hingga 2012. Nah, jika kamu tertarik untuk datang, siapkan kocek mulai dari Rp 100 yen 14 ribu hingga Rp 111 ribu.

Pengunjung yang sedang melihat berbagai koleksi di Museum Internasional Manga Kyoto Foto: Shutter Stock

Museum ini sendiri dibuka dari pukul 10.00 hingga 18.00 waktu setempat. Kamu hanya perlu satu menit jalan kaki dari stasiun kereta bawah tanah Karasuma Oike.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)