Kumparan Logo

Di Cirebon Ada Museum Santet, Isinya Banyak Pocong dan Boneka

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu boneka yang ada di Museum Santet, Dokumentasi foto: Anatasya/CIREMAITODAY.
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu boneka yang ada di Museum Santet, Dokumentasi foto: Anatasya/CIREMAITODAY.

Kalau biasanya museum menyimpan banyak sejarah dan cerita, lain halnya museum yang dibangun oleh YouTuber asal Cirebon, Ustaz Ujang Busthomi.

Ia justru membangun Talaga Langit di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, yang memiliki banyak wisata yang bisa kamu kunjungi. Salah satunya ada museum Santet.

Pintu masuk ke Museum Santet, Dokumentasi foto: Anatasya/CIREMAITODAY

Berisikan boneka-boneka yang konon katanya menjadi media santet, untuk masuk ke museum ini pengunjung harus sedikit berusaha, karena kamu akan diminta untuk turun lewat tangga bambu sebelum masuk ke museum itu.

Saat sudah masuk, akan ada banyak "pocong" berjejer yang akan menemani setiap langkahmu di Museum Santet. Dan banyaknya boneka yang digantung juga menambah kesan horor dari museum ini.

Boneka-boneka yang ada di Museum Santet, Dokumentasi foto: Anatasya/CIREMAITODAY.

Ia mengingatkan biarpun boneka sering dijadikan media untuk ilmu hitam, tapi tetap saja mereka hanyalah benda mati dan mengingatkan untuk tidak melakukan hal klenik.

"Jadi museum dukun santet ini hadir, untuk pelajaran orang-orang yang memiliki keimanan, agar takut satu kepada Allah. Ini untuk mengingatkan bahwa jangan takut dengan hal-hal seperti ini, setan belek, jangan takut," kata Kang Ujang, seperti dikutip dari Ciremai Today, pada (18/10).

Boneka-boneka yang ada di Museum Santet, Dokumentasi foto: Anatasya/CIREMAITODAY.

Pembukaan wisata Talaga Langit ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Ia berharap kalau Talaga Langit bisa membantu perekonomian wisata, karena memiliki daya tarik sendiri.

Untuk kamu yang penasaran, seperti apa sih suasana di museum santet? Wisata ini dibuka untuk umum mulai Kamis (21/10).