Kumparan Logo

Dibangun di Pulau Terpencil, Ini Rumah Paling Kesepian di Dunia

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah paling kesepian di Pulau Ellirey Foto: Dok. Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Rumah paling kesepian di Pulau Ellirey Foto: Dok. Wikimedia Commons

Sebuah rumah umumnya dibangun berdekatan dengan pemukiman lainnya atau dibangun di daerah perkotaan. Namun, lain cerita dengan rumah yang ada di sebuah pulau di Islandia ini.

Rumah ini disebut-sebut sebagai rumah paling kesepian di dunia karena hanya ada satu rumah saja di pulaunya. Wisatawan pun dibuat penasaran dengan keberadaan rumah tersebut.

Dilansir Oddity Central, pemandangan tak biasa tersebut bisa kamu temukan di Pulau Elliðaey (atau Ellirey) yang berada di Kepulauan Vestmannaeyjar yang ada di lepas pantai selatan Islandia. Selama bertahun-tahun, rumor dan teori tentang rumah di Pulau Elliðaey ini menyeruak.

Rumah paling kesepian di Pulau Ellirey Foto: Dok. Wikimedia Commons

Ada yang menyebut rumah ini dibangun oleh seorang pengusaha eksentrik sebagai tempat penampungan kiamat zombie, atau bahwa itu adalah milik seorang fanatik beragama.

Tak sampai di situ, ada pula cerita yang mengatakan bahwa rumah tersebut dikabarkan pernah akan dimiliki seorang penyanyi Islandia, Bjork. Tapi, tak satu pun dari teori di atas yang ternyata benar.

Lalu, bagaimana asal-usul rumah ini?

Asal-usul Rumah Paling Kesepian di Dunia

instagram embed

Dikutip The Vintage News, sebelumnya Pulau Elliðaey ternyata dihuni oleh lima keluarga, lho. Mereka tinggal di sini karena ingin mencari ketenangan, sekaligus untuk berburu burung puffin (Fratercula cirrhata).

Burung ini banyak ditemukan di pulau-pulau di sekitar Samudera Atlantik.

Sayangnya, dua abad berikutnya, orang-orang di Pulau Elliðaey banyak yang pindah. Hal itu disebabkan sumber daya alam yang menipis, serta ingin mencari hidup yang lebih baik. Kebanyakan pindah ke daratan utama Islandia dan melanjutkan hidup dengan beternak sapi dan hewan lainnya.

embed from external kumparan

Tahun 1930, Pulau Elliðaey benar-benar ditinggalkan penghuninya. Jadilah pulau ini kembali kosong melompong.

Rumah ini sendiri dibangun oleh Ellidaey Hunting Association yang merupakan komunitas para pemburu burung puffin pada tahun 1953. Rumah bercat putih ini sendiri sebenarnya merupakan suatu pondok besar yang bisa menampung beberapa orang sekaligus.

instagram embed

Beberapa tahun sekali, para anggota komunitas tersebut akan datang ke sana untuk bermalam dan berburu burung puffin.

Setelah itu, rumahnya kembali kosong tak berpenghuni. Soal fasilitas, rumah itu tidak dialiri listrik, tidak ada internet dan tidak memiliki saluran air.

Para anggota komunitas Ellidaey Hunting Association yang bermalam, mendapatkan air dari embun atau menampung hujan. Mereka juga membawa persediaan air yang banyak.

Hingga kini, rumah di Pulau Elliðaey itu masih terawat dengan sangat baik.

Sayang para turis dilarang untuk bermalam, hanya anggota komunitas Ellidaey Hunting Association saja yang boleh datang ke rumahnya dan bermalam di sana.

Tapi jangan kecewa, beberapa operator tur di Islandia yang menawarkan tur naik speed boat ke Pulau Elliðaey. Dari atas laut, turis bisa memotret Pulau Elliðaey sekaligus melihat dari jauh rumah paling kesepian di dunia.

kumparan post embed

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)