Dibangun Tahun 1911, Ini Bendungan Tertua dan Pertama di Indonesia
ยทwaktu baca 2 menit

Kamu sudah tahu di mana bendungan pertama sekaligus yang tertua di Indonesia? Bendungan ini berada di Jawa Tengah, lho. Tapi sebelum mengetahui nama bendungan tersebut, sebenarnya bendungan itu apa sih?
Dilansir situs Kementerian PUPR, bendungan adalah bangunan yang berupa urukan tanah, urukan batu, beton, dan/atau pasangan batu yang dibangun selain untuk menahan dan menampung air, dapat pula untuk menahan dan menampung limbah tambang (tailing) atau menampung lumpur.
Lalu, di mana bendungan tertua dan pertama di Indonesia? Bendungan ini berada di Desa Nglangon, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Bendungan yang satu ini sudah dibangun sejak 1911 dan selesai pada 1914. Berarti bendungan ini merupakan peninggalan dari masa kolonial Belanda.
Namanya adalah Bendungan Nglangon. Bendungan ini sudah menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan. Apalagi kalau berkunjungnya saat musim hujan, para wisatawan akan disuguhkan pemandangan indah air yang pasang.
Sebaliknya, ketika berkunjung di musim kemarau, air bendungan ini akan surut dan hanya tersisa aliran-aliran air yang kecil saja. Pemandangan di sekitar sana juga terbilang unik dan indah.
Saat berkunjung ke bendungan ini, para wisatawan akan melihat beberapa jenis burung di antaranya Burung Bondol Peking, Burung Dederuk Jawa, Burung Alap-alap, Burung Elang, dan masih banyak lagi.
Di sekitar bendungan tersebut dan terbilang tidak jauh, para wisatawan bisa menemukan hutan jati yang menambah kesan sejuk, asri, dan indah dari Bendungan Nglangon.
Pemandangan indah di Bendungan ini bisa membuat feed media sosialmu jadi lebih indah dan menawan karena mengambil background dari Bendungan Nglangon.
Walaupun sudah cukup berumur, Bendungan Nglangon masih berfungsi dan memberi banyak manfaat bagi masyarakat, antara lain sebagai penampungan air di musim hujan dan mengairi irigasi area persawahan seluas 750 hektare.
Selain itu Bendungan Nglangon saat ini juga menjadi sarana rekreasi bagi warga khususnya di wilayah Jawa Tengah.
