Kumparan Logo

Foto: Kota Terlarang China Kembali Ramai Pengunjung

kumparanTRAVELverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas memakai masker berjaga di luar Kota Terlarang, Beijing, China. Foto: REUTERS / Tingshu Wang
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memakai masker berjaga di luar Kota Terlarang, Beijing, China. Foto: REUTERS / Tingshu Wang

Pemerintah China kembali membuka Kota Terlarang (Forbidden City) di Beijing, China, setelah ditutup lebih dari tiga bulan karena pandemi virus corona.

Istana kerajaan selama periode Dinasti Ming dan Dinasti Qing sementara hanya mengizinkan 5.000 orang perhari. Untuk masuk ke dalam, pengunjung sebelumnya membeli tiket secara online.

Pengunjung menggunakan masker saat mengunjungi Kota Terlarang di Beijing, China. Foto: REUTERS / Tingshu Wang

Saat memasuki kawasan kota terlarang, pengunjung diwajibkan mengikuti protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker, menunjukkan kode kesehatan dari aplikasi ponsel, menerapkan jaga jarak aman (physical distancing) hingga pengukuran suhu tubuh.

embed from external kumparan

Untuk sementara, pengunjung hanya bisa menikmati halaman luar dan pamerannya termasuk enam Istana Timur dan Barat, tiga Istana Belakang serta taman kekaisaran. Sedangkan area pameran dalam ruangan seperti ruang harta dan jam, Menara Wumen, Donghuamen, serta Shenwumen masih ditutup.

Di sekitar Kota Terlarang juga disiagakan petugas membawa papan imbauan agar pengunjung tidak berkerumun dan meludah sembarangan. Pemerintah China juga mulia membuka taman-taman dan museum-museum di Beijing secara bertahap salah satunya, Kota Terlarang (Forbidden City).

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.