kumparan
Food & Travel4 Januari 2020 16:07

Foto: Merayakan Toleransi dan Keberagaman di Kolombia Lewat Karnaval

Konten Redaksi kumparan
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Seorang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Setiap tahunnya sekitar tanggal 2 hingga 7 Januari, masyarakat di Kolombia mengadakan sebuah karnaval meriah. Melansir Culture Trip, karnaval bertajuk Carnaval de Blancos y Negros atau Blacks and Whites Carnival adalah perayaan karnaval terbesar di Kolombia Selatan.
ADVERTISEMENT
Blacks and Whites Carnival biasanya diadakan di Pasto, Ibu Kota Nariño. Lebih dari 10 ribu orang datang dan turut ambil bagian dalam karnaval ini.
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Orang-orang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Orang-orang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Secara khusus, Blacks and Whites Carnival dijadikan sebagai peringatan terhadap pembebasan budak Afrika yang dilakukan di Kolombia.
Karenanya, di dalam rangkaian acara ini, ada dua hari di mana masyarakat akan mengecat wajah mereka menjadi warna hitam dan putih secara bergantian sebagai bagian dari karnaval.
Blacks and Whites Carnival merupakan campuran ekspresi budaya Andes, Amazon, dan Pasifik. Sambil mengenakan pakaian warna-warni bernuansa cerah, para penduduk Kolombia terlihat sangat bahagia merayakan keberagaman di antara para penduduknya.
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Orang-orang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Orang-orang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Orang-orang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Selain jadi peringatan atas keberagaman penduduk, Blacks and Whites Carnival juga menjadi peringatan atas kesetaraan, kesamaan, serta integrasi antara masyarakat asli yang mendiami Kolombia dan para pendatang.
ADVERTISEMENT
Kostum-kostum yang dikenakan pun sangat unik. Kamu bisa menemukan beragam hiasan berbentuk binatang dalam berbagai warna disematkan di dalamnya sebagai hiasan.
PTR, Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Seorang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Untuk mengenang nenek moyangnya, masyarakat Kolombia juga tak lupa membuat topeng sebagai penutup kepala. Seperti yang kamu lihat dalam artikel ini.
Mereka menggunakan identitas nenek moyangnya yang mengonsumsi jagung untuk dijadikan aksesoris dalam parade. Tak sampai di situ saja, mereka juga menghias wajahnya dengan warna-warna cerah serta face sticker yang glossy untuk menambah kesempurnaan penampilannya.
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Orang-orang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Karnaval Blacks and Whites, Kolombia
Seorang yang bersuka ria ikut serta dalam parade "Canto a la Tierra" selama Karnaval Orang Kulit Hitam dan Putih di Pasto, Kolombia. Foto: Raul ARBOLEDA / AFP
Blacks and Whites Carnival dirayakan dengan sangat meriah. Masyarakat akan turun ke jalan, menonton parade yang dimeriahkan oleh penampilan musik, tarian, serta peragaan kostum yang luar biasa.
Di beberapa kesempatan, rombongan parade juga akan membawa kereta untuk mengangkut seluruh anggotanya dan berkeliling Pasto. Jadi jangan heran, sejak 30 September 2009 lalu UNESCO telah mencatatkan karaval ini sebagai salah satu warisan dunia dalam kategori Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity.
ADVERTISEMENT
Tertarik untuk melihat sendiri karnaval ini di Kolombia?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan