Hanya Punya Dua Sel, Ini Penjara Terkecil di Dunia yang Masih Beroperasi

11 Juni 2024 9:14 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi penjara di Amerika Serikat. Foto: PAUL BUCK/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penjara di Amerika Serikat. Foto: PAUL BUCK/AFP
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Saat mendengar penjara, yang terlintas di benak traveler adalah sebuah bangunan yang terdiri dari banyak ruangan penahan para narapidana. Ya, di beberapa tempat di dunia, ada penjara yang cukup populer namanya, seperti Alcatraz di Amerika Serikat (AS) atau Nusakambangan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Namun, siapa sangka, di Pulau Sark yang terletak antara Prancis dan Inggris ada juga satu penjara yang ternyata terkenal karena keunikannya. Keunikannya di sini bukan penjaranya yang jadi tempat penahanan narapidana kelas kakap, melainkan ukuran penjaranya yang terbilang kecil.
Ilustrasi penjara perempuan. Foto: Bignai/Shutterstock
Saking kecilnya, penjara ini disebut sebagai penjara terkecil di dunia. Unik, ya!
Dilansir Oddity Central, ialah Sark Prison atau Penjara Sark, penjara ini dikenal karena keunikannya yang hanya memiliki dua ruangan sel atau penjara. Hal inilah yang membuatnya dinobatkan sebagai penjara terkecil di dunia atau "World's Smallest Prison" oleh Guinness World Records.

Penjara yang Ada Sejak 1832

Ilustrasi terpidana di penjara. Foto: Getty Images
Uniknya, penjara yang dibangun pada tahun 1856 ini masih beroperasi hingga sekarang. Memiliki dua ruangan seluas 1,2 meter x 1,2 meter dan satunya 1,2 meter x 2,4 meter, penjara ini ternyata digunakan untuk penampungan sementara bagi penduduk Pulau Sark yang melakukan tindakan kriminal, sebelum mereka dipindahkan ke fasilitas yang lebih besar, seperti di Pulau Guernsey.
ADVERTISEMENT
Uniknya, kedua sel di penjara ini hanya dilengkapi dengan tempat tidur kecil berpalang kayu, dengan kasur tipis untuk tempat tidur narapidana. Selain itu, narapidana hanya bisa ditahan maksimal dua hari sebelum dipindahkan.
Narapidana paling terkenal yang pernah ditahan di Sark Prison adalah Andres Gardes, seorang fisikawan nuklir Perancis pengangguran yang percaya dirinya sebagai pewaris sah dan pemilik Sark Island. Karena tidak ada yang menganggap serius klaimnya, dlia memutuskan untuk menyerang pulau itu sebagai pasukan tunggal.
Ia menempelkan poster di pulau itu yang mengumumkan invasinya. Jadi, ketika Andres khirnya tiba di Sark dengan senapan semi-otomatis, ia dipukul di wajahnya oleh polisi yang sedang bertugas dan dilucuti. Andres ditangkap dan invasinya digagalkan.
ADVERTISEMENT

Daya Tarik Buat Turis

Mengutip laman Sark Estate, Pengadilan Guernsey memerintahkan pembangunan penjara baru pada tahun 1832, karena penjara sebelumnya dianggap tidak layak. Namun, karena keterbatasan anggaran, dibutuhkan waktu lebih dari dua dekade untuk memulai pembangunan fasilitas penahanan baru.
Selesai dibangun pada tahun 1856, Sark Prison masih terus beroperasi sejak saat itu. Meski pulau tersebut jarang menerima laporan kejahatan, penjara tersebut secara teknis masih beroperasi hingga sekarang. Bahkan, sel-selnya kadang-kadang ditempati oleh turis yang gaduh atau penduduk lokal yang mabuk.
Meskipun penjara terkecil di dunia hanya mengalami sedikit perubahan struktur, penjara ini kini memiliki listrik dan pemanas. Jadi, bisa dibilang penjara ini sedikit lebih nyaman dibandingkan sebelumnya, karena juga dilengkapi dengan jendela.
ADVERTISEMENT
Bagaimana menurutmu?