Hutan Bambu Kaputih Surabaya, Destinasi Wisata bak Sagano Bamboo Forest Jepang

31 Desember 2022 16:57
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Hutan Bambu Keputih Surabaya. Foto: szefei/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Hutan Bambu Keputih Surabaya. Foto: szefei/Shutterstock
Destinasi wisata di Indonesia memang sangat banyak apalagi berbicara wisata alam. Keindahan alam Indonesia rasanya sangat sayang untuk dilewatkan.
Apalagi di momen libur akhir tahun, tak jarang banyak wisatawan domestik yang mencari destinasi wisata unik dan tak biasa. Masalah keindahan, kamu enggak perlu jauh-jauh untuk mencarinya di luar negeri.
Indonesia punya pantai, gunung, hingga dunia bawah laut yang luar biasa. Namun, salah satu destinasi wisata alam di Surabaya, Jawa Timur, ini cukup terkenal dan banyak dikunjungi oleh wisatawan.
Destinasi wisata ini bernama Hutan Bambu Kaputih yang berlokasi di Jl. Raya Marina Asri, Keputih, Kec. Sukolilo, Kota Surabaya.
Tempat ini menjadi terkenal karena konon saat berfoto di sini para wisatawan akan terlihat seperti sedang berada di Sagano Bamboo Forest, Jepang. Keindahannya itu tak jarang membuat tempat ini menjadi spot foto untuk pre-wedding pasangan yang ingin menikah.
Awalnya, destinasi wisata ini adalah sebuah tempat pembuangan akhir (TPA). Di tahun 2000, Pemkot Surabaya memindahkan TPA hingga akhirnya tempat ini menjadi lahan kosong.
Setelah itu, lahan kosongnya diubah menjadi destinasi wisata dan ruang hijau terbuka. Jadi, tempat itu bisa dikunjungi wisatawan untuk sekadar berfoto dan bersantai bersama orang terkasih.
Dilansir situs resmi Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, destinasi wisata yang juga dikenal sebagai Kebun Bambu Surabaya ini memiliki luas sekitar 40 hektare. Namun, yang baru dibangun dan bisa dikunjungi oleh wisatawan itu sekitar 8,6 hektare.
Hutan Bambu Keputih Surabaya. Foto: Yarygin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Hutan Bambu Keputih Surabaya. Foto: Yarygin/Shutterstock
Dari area seluas itu, di dalamnya dibagi menjadi 3 area mulai dari Hutan Bambu, Taman Harmoni, dan Taman Ruang Publik. Semua area di sana dikelola dan dipelihara langsung oleh Pemkot Surabaya.
Memang tidak ada biaya masuk, tapi kamu harus membayar biaya parkir kendaraan motor Rp 2 ribu dan mobil Rp 5 ribu. Kamu bisa mengunjungi kapan saja, sebab tempat ini buka 24 jam.
Masalah fasilitas jangan diragukan di sana terdapat mushola, lahan parkir yang luas, area bermain anak, dan berbagai jenis bunga taman.
Sudah pernahkah kamu berkunjung ke destinasi wisata ini?