Imbas Avtur Naik, AirAsia Setop Rute dari Denpasar ke Melbourne dan Adelaide
·waktu baca 2 menit

Indonesia AirAsia akan segera menghentikan layanan rute Melbourne-Denpasar dan Adelaide-Denpasar, mulai 19 Juni 2026. Hal ini dilakukan imbas harga avtur yang semakin naik.
Plt. Direktur Utama Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin Abdurachman, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi operasional yang saat ini semakin menantang.
"Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan menyeluruh terkait kondisi operasional saat ini, serta dinamika industri penerbangan global," ujar Achmad Sadikin, seperti dikutip dari keterangan resminya.
Lebih lanjut, Achmad Sadikin mengungkapkan bahwa kenaikan harga avtur global yang terus berlanjut akibat ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah, turut memberikan tekanan signifikan terhadap operasional maskapai.
Kondisi inilah yang akhirnya mendorong AirAsia untuk memfokuskan jaringan penerbangan pada rute-rute yang saat ini masih tetap layak secara operasional.
"Indonesia AirAsia memahami bahwa penghentian layanan ini berdampak pada rencana perjalanan pelanggan yang telah disusun jauh hari sebelumnya," kata Achmad Sadikin.
"Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengucapkan terima kasih atas dukungan, serta pengertian seluruh pelanggan kami," tambahnya.
Saat ini, Indonesia AirAsia juga secara bertahap menghubungi para pelanggan yang terdampak penutupan rute ini.
Nantinya, pelanggan dapat memilih pengembalian dana (refund) atau Credit Account, dan dapat memantau prosesnya melalui aplikasi AirAsia MOVE, setelah menerima nomor kasus (case number).
"Maskapai berkomitmen membantu pelanggan mencapai tujuan perjalanan mereka melalui opsi perubahan jadwal penerbangan, maupun pengalihan perjalanan melalui hub AirAsia di Kuala Lumpur," ujar Achmad Sadikin.
Sementara itu, penerbangan terakhir untuk rute Melbourne-Denpasar, dan Adelaide-Denpasar dijadwalkan beroperasi pada 18 Juni 2026. Seluruh layanan pada kedua rute tersebut sepenuhnya dioperasikan oleh Indonesia AirAsia.
