Kumparan Logo

Indahnya Taman Patung yang Jadi Rumah Baru Terumbu Karang

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

clock
comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Taman 'The Silent Evolution Isla Mujeres, Mexico' (Cover) Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Taman 'The Silent Evolution Isla Mujeres, Mexico' (Cover) Foto: Shutterstock

Banyak cara dilakukan manusia untuk menikmati keindahan laut dengan segala isi yang terkandung di dalamnya. Seperti halnya yang dilakukan oleh seniman sekaligus penyelam scuba, deCaires Taylor, yang membuat wisata dalam laut menjadi lebih menarik dengan menyimpan patung di dasar lautan.

Taylor mengatakan bahwa alasannya membuat wisata pameran seni patung bertujuan sekaligus sebagai surga untuk meregenerasi ekosistem karang.

Dilansir dari Newsweek, Kamis (19/12), sekitar 25 persen kehidupan bawah laut bergantung pada terumbu karang yang sehat sebagai tempat tinggalnya. Namun, sayangnya 40 persen terumbu karang di dunia telah rusak selama beberapa dekade ini.

The Silent Evolution Isla Mujeres, Mexico (Cover) Foto: Shutterstock

Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pemanasan global, penangkapan ikan yang berlebihan, juga pariwisata yang tidak bertanggung jawab.

Para ilmuwan sebenarnya telah memperingatkan masyarakat seluruh dunia untuk melindungi ekosistem laut dari resiko yang lebih berbahaya itu.

Grenada Underwater Sculpture Park yang berada di Teluk Molinier, Meksiko menjadi taman pahatan pertama di bawah laut yang didirikan pada 2006 silam. Grenada memiliki lebih dari 1.000 karya seni bawah laut yang dibuat oleh seniman di seluruh dunia.

Dengan karya seni buatan itu, Taylor ingin menyoroti adanya kerusakan lingkungan yang semakin mengancam ekosistem laut. Taylor mengatakan bahwa karya tersebut bukan sekadar menjadi tempat wisata, namun membuat masyarakat mengetahui ekosistem laut saat ini.

''Kebanyakan karya saya merupakan karya yang biasa yang dapat memberikan pengetahuan tentang dunia terestrial (tanah). Tetapi, jika Anda ingin melihat dari sisi yang berbeda, Anda dapat berpikir lebih dalam dan merefleksikannya dengan cara yang berbeda," kata Taylor.

Berikut wisata bahari yang menyajikan pameran patung karya seniman dan peselancar deCaires Taylor yang tersebar di seluruh dunia.

1. The Silent Evolution Isla Mujeres, Mexico

Taman Patung bawah laut 'The Silent Evolution Isla Mujeres', di Mexico Foto: Shuttertock

Salah satu wisata bahari yang menyajikan pameran patung di bawah laut adalah 'The Silent Evolution Isla Mujeres' di Mexico. Pameran seni patung di bawah laut lepas pantai Cancun ini menghadirkan lebih dari 400 patung seukuran manusia.

Patung di taman 'The Silent Evolution Isla Mujeres', Mexico Foto: Shutterstock

Uniknya, patung tersebut ditaruh dengan cara dilempar oleh penduduk desa nelayan setempat yang kini diabadikan untuk menjaga laut mereka. Tempat wisata itu kini sudah berdiri sejak sepuluh tahun yang lalu dan telah menjadi rumah untuk lebih dari 2.000 karang muda.

2. Ocean Atlas Nassau, Bahama, Florida

Patung-patung besar itu berada di dasar laut pantai lepas Nassau, laut terbesar di dunia. Patung tersebut dapat dilihat dengan mudah oleh para peselancar dan perenang snorkel.

Berbeda dengan pameran patung lainnya yang memiliki banyak patung yang dipamerkan, di Nassau hanya memiliki satu patung yang sudah berusia 60 tahun yaitu patung gadis bahama yang sedang duduk sambil berpangku kaki ini memiliki tinggi 60 kaki.

3. Taman Patung Bawah Air Molinere Grenada, Hindia Barat

Taman Patung Bawah Air Molinere Grenada, Hindia Barat Foto: DeCaires Taylor/Art work for Change

Taman patung bawah air ini didirikan pada tahun 2006 setelah Moraline mengalami kerusakan parah akibat Badai Ivan pada 2004 lalu. Taman patung bawah air Grenada yang memiliki 75 karya seni ini dinobatkan sebagai salah satu keajaiban dunia oleh National geographic.

Taman patung bawah air pertama di dunia ini kini menjadi rumah bagi biota laut untuk berkembang biak. Bukan hanya itu, Grenada juga menjadi tempat paling menarik bagi penyelam, perenang, dan snorkel yang ingin melihat karang laut yang menyelimuti patung-patung yang membentuk lingkaran itu.

4. Museum Atlantik Playa Blanca, Kepulauan Canary

instagram embed

Museum seni bawah laut pertama di Eropa ini didirikan tahun 2016. Museum ini dapat dapat diakses oleh penyelam dan perenang snorkel. Museum yang berada di dasar laut Mexico ini memiliki lebih dari 300 patung seukuran manusia. Salah satu patung yang terkenal antara lain The Rubicon - 35, tokoh yang dikenal dapat berjalan di dalam air sambil tertidur.

5. Nest at Bask, Gili Meno, Bali

Taman patung 'Nest at Bask, Gili Meno' di Bali Foto: Shutterstocl

Nest at Bask merupakan salah satu tempat wisata yang terletak di Meno, Bali. Patung-patung panahan hasil karya seniman Jason DeCaires ini juga ada di Indonesia lho.

instagram embed

Kurang lebih ada 48 patung manusia yang diletakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman empat meter. Patung-patung di Nest at Bask memiliki bentuk yang unik, yaitu patung sepasang perempuan dan laki-laki yang sedang berpelukan.

Para penyelam dapat melihat keindahan patung-patung di dasar laut itu dengan kedalaman 13 kaki. Nest at Bask sendiri adalah salah satu proyek penumbuhan karang yang telah didirikan sejak tahun 2017.