Indonesia Shopping Festival 2024 Dorong Pertumbuhan Industri Ekonomi Kreatif
ยทwaktu baca 3 menit

Indonesia Shopping Festival (ISF) 2024 yang di gelar Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) di lebih dari 350 pusat perbelanjaan se-Indonesia pada 8-19 Agustus 2024 resmi ditutup pada Senin (19/8).
Digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, ajang belanja dan diskon terbesar di Indonesia tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya ekonomi kreatif.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, mengatakan Indonesia Shopping Festival (ISF) tak hanya menjadi ajang masyarakat untuk berbelanja dengan diskon yang ditawarkan tapi juga dimeriahkan berbagai acara.
"Kami tidak memilih Indonesia Great Sale, Great Sale itu konotasinya hanya diskon saja tapi kalau Indonesia Shopping Festival diskon itu adalah bagian dari Indonesia Shopping Festival yang diisi berbagai macam kegiatan acara-acara baik kesenian, budaya, semangat menyambut Proklamasi," ujar Alphonzus saat ditemui kumparan di acara penutupan Indonesia Shopping Festival 2024 yang digelar di Mall Living World Kota Wisata Cibubur, pada Senin (19/8).
Indonesia Shopping Festival 2024 tak hanya menjadi wadah bagi UMKM-UMKM lokal untuk tampil tapi juga untuk mendongkrak daya beli masyarakat.
"Berbeda dengan tahun sebelumnya, khusus tahun ini Indonesia Shopping Festival diharapkan bisa mendongkrak daya beli masyarakat khususnya menengah ke bawah karena Indonesia Shopping Festival kali ini digelar dengan memberikan banyak diskon hingga 79 persen," lanjut dia.
Alphonzus pun optimistis target kunjungan yang sebelumnya mencapai 100 juta orang bisa tercapai pada Indonesia Shopping Festival kali ini.
"Jumlah pengunjung tercapai, waktu itu targetnya 100 juta pengunjung selama 12 hari. Sekarang data masih kami kumpulkan karena baru tutup kemarin, jadi kami perlu waktu untuk mengumpulkan data dari seluruh indonesia. Tapi kelihatannya tercapai, kalau saya bisa perkirakan itu bisa 110 juta jumlah pengunjung," tuturnya.
Dari target 100 juta kunjungan itu, Alphonzus juga meyakini bahwa target nilai transaksi pada Indonesia Shopping Festival 2024 yang mencapai Rp 25 triliun bisa terealisasi.
"Kalau transaksi ini juga datanya masih dikumpulkan dari seluruh Indonesia tapi kelihatannya transaksi Rp 25 triliun tercapai. Kami sebetulnya berharap lebih tinggi, tapi sepertinya, ya sesuai target, lah," tuturnya.
Jumlah Pengunjung Naik Dibandingkan Tahun Lalu
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, Alphonzus mengatakan jumlah pengunjung tahun ini lebih meningkat
"Kita enggak bicara total, ya karena beda hari. Tapi productivity tingkat kunjungan jauh lebih tinggi kurang lebih 15 persen. Kalau transaksi penjualan memang kan sesuai prediksi," ujar dia.
Selama gelaran Indonesia Shopping Festival ini, Alphonsuz mengatakan bahwa transaksi terbanyak yang dilakukan pengunjung ada di industri hiburan disusul dengan F&B atau makanan dan minuman.
"Selama indonesia shopping festival ini lebih banyak ke hiburan, makanan dan minuman, mungkin gampangnya non-sandang. Busana, sandang itu masih mengalami kesulitan," ungkap dia.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, memberikan apresiasi terhadap gelaran Indonesia Shopping Festival 2024. Menurutnya ajang ini bisa membangkitkan industri ekonomi kreatif khususnya para UMKM-UMKM lokal untuk ikut berkompetisi.
"Saya menyampaikan apresiasi terhadap gelaran Indonesia Shopping Festival (ISF) 2024 yang memberikan banyak diskon di pusat perbelanjaan Indonesia. Pusat perbelanjaan menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi yang sangat penting. Berkat kesempatan yang diberikan oleh APPBI terima kasih ini adalah komitmen terhadap pertumbuhan industri ekonomi kreatif," ujar Sandiaga.
