Ini Alasan Sebaiknya di Kamar Hotel Tidak Disediakan Jam Digital yang Beralarm
ยทwaktu baca 3 menit

Ketika menginap di hotel, apakah kamu pernah melihat ada radio jam digital yang berada di salah satu meja tepat di sebelah kasurmu? Jika iya, apakah kamu menggunakannya?
Terkadang alarm dari jam tersebut menyala, karena masih sesuai dengan settingan dari tamu sebelumnya. Jadi, mereka akan berbunyi dan bisa saja mengganggu tidurmu.
"Jam alarm adalah salah satu fasilitas di dalam kamar yang harus dimiliki," kata Michael Nixon, Presiden Innisfree Hotels, sebuah perusahaan manajemen hotel di Gulf Breeze, Florida, seperti dikutip dari Traveller.
Namun, banyak pendapat yang mengatakan bahwa seharusnya fasilitas tersebut dihilangkan, karena sebagian tamu sudah menggunakan smartphone untuk menyalakan alarm mereka sesuai dengan yang diinginkannya.
Swbab, mungkin saja banyak pengalaman tidak mengenakan yang terjadi kepada para tamu, mulai dari bangun kepagian hingga kurang tidur.
Seperti yang diceritakan oleh salah satu pegawai perusahaan pemasaran di San Fransisco, Wilson. Ia menceritakan pengalaman dengan pacarnya ketika menginap di sebuah hotel yang memiliki jam digital.
"Saya menyetel di handphone saya untuk bangun pukul 6 pagi. Tapi alarm lain berbunyi, tanpa pikir panjang saya langsung mandi dan siap-siap untuk sarapan," kata Wilson.
"Lalu, saya langsung pergi ke restoran, ternyata lampunya masih gelap. Setelah saya lihat ternyata masih pukul 4 pagi dan alarm yang bunyi bukan berasal dari handphone saya, melainkan dari jam digital yang ada di kamar," tambahnya.
Bryan Williams, yang menerbitkan situs gaya hidup di San Diego, memiliki saran agar kejadian itu tidak terjadi. Salah satunya adalah menyabut steker yang tersedia pada jam tersebut.
Beberapa hotel menyebutkan bahwa jam alarm adalah sebuah keharusan. Disney World tahun lalu menghapus jam alarm dari kamar hotel dan menggantinya dengan fasilitas soket ekstensi.
Namun, jam alarm masih tersedia jika ada tamu hotel menginginkannya.
Ternyata, dihilangkannya jam alarm di kamar juga sedikit memiliki kontra. Sebab, menurut para pelaku bisnis perhotelan, tamu harus tetap mengetahui jam dan terkadang mereka tidak membawa teknologi canggih, terutama saat berlibur.
Erika Hall, seorang pemilik penginapan di Abbey's Lantern Hill Inn, Connecticut, mengatakan ia baru-baru ini mengganti alarm hotelnya dengan unit "super sederhana" yang ditemukan di Ikea.
Namun, kelemahannya adalah jam tersebut menggunakan baterai, dan ketika baterai hampir habis, menjadi tidak akurat.
Meskipun demikian, ada strategi untuk menangani jam alarm agar tidak mengganggu. Saat check-in dan masuk kamar, segera cabut kabel jam tersebut.
Selain itu, akan lebih mudah jika kamu menggunakan ponselmu sendiri, atau meminta tolong kepada pihak front office untuk melakukan wake up call sesuai dengan jam yang diinginkan.
